PESSEL, METRO–Pembangunan Huntara bagi korban terdampak bencana Hidrometeorologi di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, sebanyak 22 unit tahap I tahun 2025 sudah mencapai 80 persen.
Pelaksanaan pembanguan Huntara bagi korban terdampak bencana tersebut langsung di laksanakana oleh personel Brimob Polda Sumbar. Di lokasi Kecamatan IV Nagari BaÂyang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan. Sebanyak 50 personil Brimob Polda Sumbar dikerahkan dalam pembangunan Huntara di wilayah tersebut.
Sementara itu pada beberapa hari yang lalu Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi saat turun ke Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan penÂtingnya percepatan pembangunan hunian semenÂtara bagi penyintas bencana, agar masyarakat daÂpat segera keluar dari kondisi darurat dan menempati hunian yang layak dan aman.
Danteam pembanguÂnan Huntara diwilayah Hukum Kabupaten Pessel, IPDA. Yondril, Senin (12/1) mengatakan, pembaÂnguÂnan 22 unit Huntara bagi korban terdampak bencana Hidrometeorologi di Kecamatan IV Nagari BaÂyang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan tahap I sudah mencapai 80 %.
“Untuk saat ini tinggal pemasangan tonggak WC di dalalm rumah, masih pengerjaan, “ tegas IPDA. Yondril.
Lebih lanjutnya, untuk kendala sampai saat ini adalah cuaca, dan peralatan masih menjadi kendala, namun begitu pelaksaÂnaan pembangunan Huntara bagi korban terdampak bencana tetap berjalan. Jumlah tukang bekerja ada 7 orang, dengan jumlah personil Brimob 50 orang.
Pelaksanaan kegiatan tersebut sudah dimulai sejak tanggal 20 Desember 2025, sementara untuk peÂlaksanaan tahap II pihakÂnya masih menunggu tindak lanjut dari BNPB
“Dari rencana 62 unit Huntara direncanakan, 22 Unit Tahap I telah dilaksaÂnakan pembangunan HunÂtara, “ tekuknya. ( rio)






