PESSEL, METRO— Guna mendapatkan hak kegiatan invert PPTPKH tahun 2023/ 2024 di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Ketua DPRD Pessel Darmansyah melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Wilayah I Medan, Rabu (13/11/2024).
Dihubungi Posmetro, Ketua DPRD Pessel Darmasnyah mengatakan, kunjungan kerja menyikapi surat edaran camat Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan nomor : 500.3.3.2/ 77/ BAB – Tapan/2024 tanggal 7 November 2024, tentang kunjungan kerja wali nagari dan ketua Bamus Se – Kecamatan BAB Tapan, terkait kunjungan ke BPKTHL Wilayah I Medan.
“Kita bersama wali nagari, kepala bamus se – kecamatan BAB Tapan, dan beberapa OPD terkait, melakukan kunjungan kerja ke Balai Wilayah I Medan, dalam rangka program invert PPTPKH,” terang Darmasnyah.
Darmasnyah menjelaskan, berdasarkan peraturan pemerintah nomor 23 tahun 2021 tentang penyelanggaraan pemerintah dan peraturan Menteri LHK nomor 7 tahun 202, tentang perencanaan kehutanan ,perubahan pemerintah kawasan hutan dan perubahan fungsi kawasan hutan, serta penggunaan kawasan hutan , dimana nagari yang ada di Kecamatan BAB Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan telah mendapatkan kegiatan invert PPTPKH pada tahun 2023/ 2024 dengan luas kurang lebih 400 Ha.
Namun itu, menurut Darmansyah masih banyak wilayah yang belum mendapatkan kegiatan invert PPTPKH, atau kegiatan sejenis penataan kawasan hutan, dimana diperkirakan masih ada kurang lebih 7000 Ha lahan perkebunan masyarakat yang berada dalam kawasan hutan, baik hutan produksi, HPT, maupun HPK.
“Maka dengan ini, kami dari pemerintah Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan menyampaikan harapan, untuk kembali mendapatkan invert PPTPKH dengan luas kurang lebih 7000 Ha,” ujar Ketua DPRD Pessel itu.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Darmasnyah juga melampirkan bukti – bukti surat dan peta wilayah kawasan hutan yang ada di nagari di Kecamatan BAB Tapan.
Darmasnyah berharap dengan invert kembali 7000 Ha, maka bisa membantu mengerakan ekonomi masyarakat, mensehjaterakan ekonomi masyarakat. Serta dalam mendukung program Ketahanan Pangan, dan swa sembada pangan di Kabupaten Pesisir Selatan. (rio)






