TANMALAKA, METRO–Belasan pelajar berpakaian seragam sekolah lengkap kembali terjaring razia Satpol PP Padang, Kamis (25/7). Para pelajar ini kedapatan keluyuran di luar lingkungan sekolah saat Proses Belajar Mengajar (PBM) masih berlangsung.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Padang Rozaldi Rosman, mengatakan penertiban pelajar yang keluyuran di luar lingkungan sekolah saat PBM berlangsung tersebut, dilakukan Pemko Padang guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya gangguan trantibum di Kota Padang,
Dijelaskan Rozaldi, selain memberikan edukasi kepada pelajar dengan cara mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di Kota Padang Satpol PP juga meningkatkan pengawasan terhadap pelajar yang berada di luar lingkungan sekolah bersama masyarakat saat PBM berlangsung.
“Setiap laporan masyarakat yang masuk ke Satpol PP, kami langsung melakukan patroli pengawasan ke lokasi yang dilaporkan, seperti pelajar yang nongkrong di warung atau pelajar yang bermain game online saat PBM berlangsung,” ungkap Rozaldi.
Rozaldi menjelaskan, dalam pengawasan ini anggota Pol PP mengamankan 13 pelajar, terdiri dari sembilan pelajar SMA dan empat pelajar SMP di kawasan Padang Timur dan Padang Selatan.
“Sebanyak 13 pelajar yang diamankan kita berikan pembinaan, seperti hormat bendera, jalan jongkok dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, sekaligus orang tua dan pihak sekolah masing-masing pelajar di panggil ke Mako Satpol PP Padang sebagai penjamin,” ulas Rozaldi.
Rozaldi juga berharap kepada para orang tua siswa agar turut aktif dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka. “Kami mengajak para orang tua agar turut aktif dalam mendukung proses pendidikan anak-anak mereka, kolaborasi antara orang tua, guru dan masyarakat, agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi pelajar,” ajak Rozaldi. (brm)






