METRO PADANG

Percepat Realisasi Pembangunan, Capaian Fisik 3 OPD Sudah di Atas 65 Persen

×

Percepat Realisasi Pembangunan, Capaian Fisik 3 OPD Sudah di Atas 65 Persen

Sebarkan artikel ini
PENYAMAAN PERSEPSI— Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang, Didi Aryadi, membuka kegiatan Sosialisasi dan Penyamaan Persepsi tentang Pengadaan Langsung dan e-Purchasing di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Senin (6/5).

PADANG, METRO–Pemerintah Kota Padang menggelar rapat evaluasi dan koordinasi pelaksanaan kegiatan pembangunan Kota Padang tahun 2024, di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Senin (6/5). Wali Kota Padang yang diwakili Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi menjelaskan APBD Kota Padang tahun ang­garan 2024 sebesar Rp2,565 triliun dengan serapan anggaran hingga April 2024 sebesar Rp496 miliar.

Secara umum target realisasi keuangan yang harus dicapai hingga April 2024 sebesar 35,80 persen dengan realisasi sebesar 19,55 persen (deviasi -16,25 persen).

“Sedangkan target realisasi fisik sebesar 44,61 persen dengan realisasi sebesar 36,02 persen (deviasi -8,59 persen). Artinya capaian realisasi keuangan dan  fisik masih dibawah target, besarnya deviasi antara target dan realisasi perlu menjadi contoh oleh semua OPD dengan mela­kukan percepatan pelaksanaan kegiatan,” kata Didi.

Baca Juga  Bangun Kemitraan Strategis, Edukasi Keuangan Praja, Bank Nagari-IPDN Kampus Sumbar Lakukan PKS

Dijelaskan, jumlah kegiatan pengadaan barang dan jasa tahun 2024 yang diproses melalui tender PL dan e-purchasing sebanyak 1312 paket (10,06 persen). Ia meminta agar  kegiatan yang belum diproses sampai April 2024 agar dievaluasi kembali oleh OPD untuk segera direalisasikan.

“Kepada pimpinan OPD dan PPK agar mematuhi ketentuan dan pemanfaatan aplikasi registrasi kontrak, merupakan instrumen yang penting sebagai pengingat sekaligus pengontrol terhadap kegiatan  yang sedang berjalan,” katanya.

Ia berharap ke depan aplikasi tidak hanya berisi administrasi dari kegiatan fisik dan non fisik tetapi progres fisik dan keuangan perbulan dari tiap kegiatan.

“Kita berharap aplikasi ini terus disempurnakan, aplikasi ini menjadi instrumen data yang dinamis dari masing- masing OPD yang keberhasilannya sangat ditentukan oleh aktivitas pengentrian data atau informasi. Sehingga lebih gampang memantau progres fisik dan keuangan pekerjaan terkontrak melalui aplikasi Arek Plus ini,” harapnya.

Baca Juga  Posko Covid-19 di Kantor BPBD, DPRD Usulkan Pemindahan ke Balai Kota

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Perenca­naan, Erwin menyebutkan tujuan rapat ini untuk mengevaluasi terhadap capaian realisasi fisik dan ke­uangan pelaksanaan pro­gram dan kegiatan pem­ba­ngunan pada Triwulan I Ta­hun Anggaran 2024.

“Selain itu, evaluasi terhadap progres pelaksanaan kegiatan pengadaan ba­rang/jasa yang diproses me­lalui tender, PL dan e-pur­chasing, pembahasan per­masalahan pelaksanaan ke­giatan pembangu­nan, ser­ta merumuskan stra­tegi per­cepatan pelak­sa­­naan ke­giatan Tahun Ang­garan 2024,” jelas Erwin.

Adapun tiga OPD dengan pencapaian realisasi keuangan tertinggi yaitu Dispora (35,22 persen), Prokopim (33,41 persen), dan Inspektorat (31,99 persen). Sementara itu, tiga OPD  dengan realisasi fisik tertinggi yaitu Diskominfo (72,89 persen), Bagian Administrasi Pembangunan dan Perencanaan (67,11 persen) dan  Inspektorat (66,38 persen). (rel)