METRO SUMBAR

Informasi Pengungsi Rohingya Masuk Padang Pariaman Dipastikan Hoaks

×

Informasi Pengungsi Rohingya Masuk Padang Pariaman Dipastikan Hoaks

Sebarkan artikel ini
KONFERENSI PERS-Sekda Padang Pariaman, Rudy Repenaldi saat menggelar konferensi pers bersama Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, Selasa (16/1).

PADANGPARIAMAN, METRO–Masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) sempat dibuat heboh dengan beredarnya informasi hoaks atau berita bohong terkait masuknya para pengungsi Rohingya melalui perairan Kabupaten Padang Pariaman.

Kabar itu beredar di media sosial Instagram berupa tangkapan layar pemberitaan salah satu media massa. Berita itu berjudul “385 Pengungsi Rohingya Tiba di Sumatera Barat Melalui Jalur Laut, Kesiapan Penjaga Laut Indonesia Diperdebatkan”.

Soal sumber informasi, media online itu ternyata mengambil informasi atau mengutip dari video yang diunggah pengguna YouTube @gpscinema9010 pada 13 Januari 2024. Video itu memperlihatkan beberapa kapal berlabuh di sebuah air terjun landai dengan beberapa orang di atas kapal.

Dalam keterangannya, akun itu menulis “detik-detik pengungsi Rohingya berlabuh di Sumatera Barat”. Sementara terdengar perkataan di dalam video yang menyampaikan bahwa pengungsi datang dengan lima kapal dengan jumlah 385 orang dan tengah mencari tempat untuk bermukim.

Hanya saja, setelah ditelusuri, lokasi yang terekam di dalam video dengan narasi pengungsi Rohingya itu di Sungai Gemuruh, kawasan wisata Mandeh, Sungai Gemuruh, persisnya di Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pessel.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Lakukan Penataan UMKM, Dilarang Berjualan di Trotoar saat Car Free Day Padang

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut baik ke lokasi maupun sesuai video tersebut, kapal yang bersandar dipastikan tidak serupa dengan kapal pengungsi Rohingya yang masuk ke Indonesia. Melainkan, kapal itu merupakan perahu atau kapal wisata di kawasan objek wisata Mandeh.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman yang juga sudah melakukan pengecekan, memastikan berita maupun informasi yang beredar di media sosial terkait adanya pengungsi Rohingya memasuki perairan Padangpariaman adalah hoaks.

“isu atau informasi tersebut tidak benar. Kami menyatakan dengan tegas tidak menemukan pegungsi Rohingya,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Pariaman, Rudy Repenaldi , saat menggelar konferensi pers bersama Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, Selasa (16/1).

Ditegaskan Rudy, pascaberdarnya informasi melalui sejumlah media sosial terkiar ratusan pengunggsi Rohinga merapat melalui perairan Padang Pariaman, pihak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berserta jajaran langsung melakukan monitoring sepanjang pesisir pantai.

Baca Juga  Palanta SMP 82 Pabasko Rayakan HUT ke Bandung

“Pemkab melalui camat, khususnya yang memiliki pesisir pantai, langsung menginstruksikan kepada jajaran terendah kepala korong, untuk melakukan monitoring wilayah masing-masing dan dilakukan pengecekan kondisi pantai dari Magrib sampai Selasa pukul 01.00 dinihari tadi,” tegas Rudy.

Selain itu, kata Rudy, Pemkab juga terus berkoordinasi dengan Forkopimda, sehingga dengan tegas pihaknya mengatakan tidak ada ditemukan pengungsi Rohingya yang masuk ke Padang Pariaman dan dipastikan informasi yang beredar tidak benar.

“Dengan kejadian itu menjadi peringatan dan pelajaran kepada pemerintah daerah setempat untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas yang diamanahkan kepada kami,” ungkapnya.
Rudy juga sudah memerintahkan epada camat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kedatangan orang asing di wilayah masing-masing dan terus melakukan pengawasan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim Pariaman menginstruksikan kepada jajaran masing-masing guna meningkatkan kewaspadaan terhadap kedatangan pengungsi Rohingya yang saat ini sedang marak di pesisir Sumatra,” tutupnya. (*)