METRO PADANG

Jangan Golput, Rachmad Wijaya Ajak Kaum Muda ke TPS

×

Jangan Golput, Rachmad Wijaya Ajak Kaum Muda ke TPS

Sebarkan artikel ini
AJAK KAUM MUDA— Caleg DPRD Padang Dapil 5, Rachmad Wijaya saat menyambut kedatangan Capres Prabowo Subianto, di Pasar Raya Padang beberapa waktu lalu. Ia mengajak kaum muda ke TPS untuk menggunakan hak pilih pada 14 Februari 2024 mendang.

RAWANG, METRO–Suasana politik Kota Padang makin ramai dengan ajakan Rachmad Wijaya, calon anggota DPRD Padang dari Gerindra yang akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Padang 5. Untuk meningkatkan partisipasi politik kaum muda, Rach­mad dengan tegas menga­jak seluruh pemuda ber­sa­ma-sama menuju tem­pat pemungutan suara (TPS)­ 14 Februari 2024 men­datang.

“Setiap suara pemuda memiliki dampak besar terhadap nasib bangsa. Oleh karena itu, saya mengajak semua pemuda Kota Padang untuk hadir di TPS pada tanggal 14 Februari 2024 dan menggunakan hak suara mereka,” ungkap Rachmad Wijaya dari Dapil Padang Selatan dan Pa­dang Timur dengan penuh semangat.

Rachmad Wijaya berharap agar tidak ada satu pun pemuda di Kota Pa­dang yang  tidak memilih atau golput. Menurutnya, keikutsertaan aktif pemuda dalam proses demokrasi sangat penting, karena dapat menjadi pendorong perubahan positif di ma­syarakat.

“Satu suara pemuda sangat menentukan arah dan kebijakan yang akan diambil oleh para pe­mim­pin yang terpilih. Jika kita tidak menggunakan hak suara kita, maka harapan-harapan dari pemuda itu sendiri tidak akan bisa diwujudkan,” kata pengusaha muda di bidang energi dan transportasi ini.

Baca Juga  2 Hari Tutupi Akses Jalan, Pohon Tumbang Berhasil Dievakuasi di Kelurahan Bukit Gado-gado

Pentingnya suara pemuda dalam Pemilu 2024 menjadi fokus Rachmad Wijaya, mengingat pemuda, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z, kini mendominasi pemilih. Da­lam konteks ini, Rachmad mengajak kaum muda untuk memahami peran penting mereka dalam me­nentukan masa depan bang­sa.

Lebih lanjut, Rachmad Wijaya menekankan pentingnya pemuda untuk terus mempelajari calon-calon yang akan dipilih pada Pemilu. Ia mendorong pemuda untuk tidak hanya melihat wajah, tetapi juga membaca rekam jejak atau track record para calon di berbagai tingkatan. Mulai dari Pemilihan Presiden, Pemilihan DPD, Pemilihan DPR RI, hingga DPRD Pro­vinsi, Kabupaten, dan Kota.

“Ketika kita memilih dengan cerdas dan informasi yang cukup, kita dapat memastikan bahwa pe­mimpin yang terpilih benar-benar mewakili aspirasi dan kebutuhan masya­rakat,” ujar Rachmad, alum­ni SMAN 6 Padang ini.

Baca Juga  Jelang Dilantik, Andre Ikut Lemhanas

Rachmad Wijaya percaya bahwa jika semua pemuda berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan, maka tingkat partisipasi pemilih secara keseluruhan akan meningkat. Semakin tinggi angka partisipasi pemilih, semakin kuat fondasi demokrasi di Indonesia.

Terkait dengan keterlibatan pemuda dalam dunia politik, Rachmad menyampaikan bahwa hari ini banyak pemuda yang turut serta mencalonkan diri dari tingkat Pilpres, DPR, DPD, hingga ke tingkat lokal. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa saatnya pemuda tidak hanya menjadi penonton, melainkan juga pelaku dan pengambil ke­putusan dalam perjalanan demokrasi di Indonesia.

“Dengan tidak ada lagi pemuda yang golput, kita akan memiliki pemerintahan yang mewakili keragaman dan kepentingan seluruh lapisan masyarakat,” tutup Rachmad Wijaya, mengajak seluruh kaum muda untuk aktif memainkan peran penting mereka dalam membangun masa depan bangsa. (r)