METRO PADANG

Belanja Online makin Menggurita, Tak Kalah Saing, Pemko Pa­dang Tata Pasar Konvensional

×

Belanja Online makin Menggurita, Tak Kalah Saing, Pemko Pa­dang Tata Pasar Konvensional

Sebarkan artikel ini
Syahendri Barkah Kadis Perdagangan Padang,

KHATIB, METRO–Pesatnya pertumbuhan teknologi berbasis digitalisasi, ternyata memiliki pengaruh terhadap proses jual beli pedagang toko di pasar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perdagangan Pa­dang, Syahendri Barkah. “Pas­tinya digitalisasi mem­­bawa pengaruh ter­ha­dap proses jual beli pe­dagang di pasar. Tidak ha­nya di Kota Padang, namun di tempat lainnya juga. Seperti, konsumen seka­rang menginginkan hal mudah, murah dan tidak ribet yang mereka da­patkan melalui digitalisasi ini,” jelas Syahendri Bar­kah, kemarin.

Tak ayal, pengaruh digitalisasi dapat membuat toko-toko di pasar akan menjadi gudang ke depannya. Sementara proses pemasaran, dapat dilakukan melalui jejaring media sosial dan marketplace yang tersedia.

Baca Juga  Sah ! Syafrial Kani Resmi Pimpin DPRD Padang, Harus Komit Selesaikan Perda

“Inilah salah satu pengaruh digitalisasi. Lama-lama toko yang ada di pasar bisa saja menjadi gudang. Sementara pemasaran dilakukan melalui media sosial (WhatsApp, Facebook, Instagram) dan marketplace,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya juga berupaya mengembalikan pasar kembali ramai. Seperti menata pasar sehingga representatif, bersih, tertata hingga terkelola dengan baik.

“Hal ini bisa sama-sa­ma kita jaga, baik Pemko Padang dan masyarakatnya. Kita ciptakan suasana pasar yang representatif, bersih, tertata dan terkelola dengan baik. Sehingga dengan begitu, diharapkan masyarakat kembali ramai ke pasar,” tuturnya.

Baca Juga  MUI Padang Imbau Warga Balimau di Rumah saja, BPBD Siaga dan Awasi Lokasi Rawan Balimau

Selain itu, bersama Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) terkait, pihaknya juga memberikan sosialisasi mengenai digitalisasi. Dimulai dari dasar, membina, melatih hingga memasarkan produk yang dihasilkan.

“Kita melalui OPD terkait juga memerikan sosialisasi terkait digitalisasi. Mulai dari dasar produk yang ditingkatkan. Membina pelaku usaha digital. Melatih pemasaran hingga bagaimana mereka bisa mengekspor barang. Sehingga, transaksi para pelaku (pedagang) mening­kat,” tutupnya. (brm)