METRO SUMBAR

Pelanggaran Lalin Mengundang Maut, Polres Padangpanjang Gelar Rakor Lintas Sektoral

×

Pelanggaran Lalin Mengundang Maut, Polres Padangpanjang Gelar Rakor Lintas Sektoral

Sebarkan artikel ini

POLRES Padangpanjang gelar Rapat Koordinasi (Rakoor)  lintas sektoral. Upaya  meningkatkan kesadaran tertib lalulintas di Jalan Raya, Polres agendakan kegiatan “ Millenial Road Safety Festival 2019”.
Hal itu diungkapkan Kapolres Padangpanjang, AKBP Cepi Noval, lima faktor keselamatan harus dipahami masyarakat  pengguna jalan.
Dikatakan Cepi Noval, kegiatan tersebut serentak seluruh Indonesia atas instruksi Kapolri melalui Kakorlantas untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas. Kegiatan ini telah dimulai. Sementara itu puncaknya  kegiatan itu pada 10 Maret  2019 mendatang.
“Kegiatan ini dilaksanakan melibatkan semua yang berhubungan dengan lalu lintas. Sasarannya adalah kaum milenial yang secara psikologis masih berjiwa muda. Inilah yang kita tekankan sedemikian rupa supaya kegiatan seperti ini bisa dilakukan dan diterapkan oleh kaum milenial,” Ujarnya.
Terlaksananya  kegiatan tersebut, jelas Cepi lagi, mendekatkan diri pada kaum millennial dan  pada seluruh masyarakat pengguna jalan di wilayah hukum Polres Padangpanjang.
“ Saya himbau pada seluruh masyarakat pengguna jalan  agar beramai-ramai mengikuti acara “Milenial Road Safety Festival pada 10 Maret 2019 nanti,” ujar Cepi, seraya mengatakan,  melakukan pelanggan laluintas berarti telah mengundang maut  bagi penggunga jalan.
Dikatakan Cepi Noval,  lima pilar dalam menjaga keselamatan diri di jalan raya yaitu,  Manajemen Keselamatan Jalan (Road Safety Management), Infratruktur (Infrastucture dan Safer Road), Kendaraan yang Lebih Menjamin Keselamatan (Safer Vehicle),Perilaku Pengguna Jalan (Road Users Behaviour), Penanganan Pasca Kecelakaan (Post Crash Care).
“ Lima faktor keselamatan ini harus dipahami millennial agar tidak menjadi korban,” sebutnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Padangpanjang, Asrul, mengatakan bahwa dengan  kegiatan Millenial Road Safety Festival itu, diharapkan masyarakat mampu menjadi masyarakat yang tertib lalulintas.
Kata Asrul lebih lanjut, mengatakan khusus untuk kaum milenial  saat ini sering melanggar lalu lintas seperti masih menerobos lampu merah.
Dari kegiatan ini juga diharapkan lebih meningkatkan sosialisasi berlalu lintas kepada masyarakat. “Inti dari acara ini adalah untuk meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta tepat pada sasaran,”ujar Asrul. (rmd)