PEKANBARU, METRO–Semen Padang FC akan melakoni laga kedua Pegadaian Liga 2 musim 2023/2024 dengan bertandang ke Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Senin (25/9), menghadapi tuan rumah PSPS Riau. Laga ini dijadwalkan kick off pada pukul 19.00 WIB.
Menghadapi tuan rumah, Rosad Setiawan Cs siap tampil maksimal demi target raihan poin penuh. “Sejauh ini kami sudah siap untuk pertandingan besok malam, mudah-mudahan diberikan hasil terbaik, ”ujar Head Coach Semen Padang FC, Delfiadri dalam konfersnsi pers jelang pertandingan, Minggu (24/9).
Dikatakan oleh Delfiadri, jeda dua pekan usai laga perdana menjamu PSDS Deli Serdang di Stadion GOR H. Agus Salim Padan, Minggu (10/9) yang lalu, dimanfaatkan oleh tim pelatih untuk melakukan evaluasi kekurangan saat melawan PSDS.
“Jeda dua pekan kita manfaatkan dengan sebaik mungkin termasuk evaluasi kekurangan-kekurangn kita saat melawan PSDS kemaren. Sehingga bagaimana nantinya kita bisa mencapai hasil yang terbaik saat melawan PSPS, ”katanya.
“Salah satu evaluasi kita saat menghadapi PSDS ada pada lini tengah kita yang sedikit ada bermasalah dan dengan latihan-latihan yang kita lakukan selama dua pekan ini, alhamdulillah telah mengalami perubahan yang cukup signifikan,”lanjutnya.
Menghadapi PSPS, Delfiadri mengharapkan anak asuhnya mewaspadai dua pemain asing lawan yang dinilai cukup berbahaya. “Meskipun banyak yang berpendapat pada pertandingan pertama tampil masih kurang bagus, namun tetap kami waspadai mengingat statusnya yang sebagai pemain asing, siapa tahu pas pertandingan nanti akan menunjukkan performa yang baik, ”sebutnya.
“Selain pemain asing kita juga perlu mewaspadai para pemain senior seperti Supardi yang mempunyai pengalaman dan jam terbang yang banyak. Untuk itu, fokus kami akan meredamkan pemain asing tim lawan dan pemain seniornya,”terangnya.
Seperti diketahui, sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh PT LIB, setiap supporter tim tamu tidak diijinkan untuk mengawal tim kesayangannya di kandang lawan. Menanggapi hal tersebut, Delfiadri mengungkapkan hal tersebut sedikit berpengaruh terhadap timnya.
“Dengan tidak adanya supporter, sedikit banyaknya akan berpengaruh karena merupakan pemain ke 12 bagi tim, namun dengan keadaan sepakbola indonesia sekarang ini, kita tetap harus menghormati keputasan dari PT LIB agar tidak ada lagi terjadinya kerusuhan antar supporter, ”terangnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala PSPS Riau Jan Saragih mengungkapkan, tiga poin merupakan harga mati yang harus didapatkan oleh PSPS Riau jika masih ingin bersaing untuk mendapatkan tiket promosi ke Liga 1 Indonesia musim depan.
“Secara keseluruhan kami sudah siap tampil dan mengamankan tiga poin dikandang. Mudah-mudahan besok pemain bisa menunjukkan performa terbaiknya dan mengamankan tiga poin,”ujarnya.
Jan Saragih mengakui bahwa Semen Padang memiliki kedalaman tim yang cukup baik, sehingga seluruh pemain yang diturunkan oleh Kabau Sirah harus diwaspadai oleh Askar Bertuah.
Selain itu PSPS Riau hampir dipastikan tidak akan menurunkan Risky Sudirman, hal ini lantaran sang kiper mengalami cidera.
Selain itu ada 2 pemain yang diragukan tampil melawan Semen Padang esok, namun sayangnya Jan Saragih enggan memberitahukan siapa kedua pemain yang diragukan bakal tampil itu.
“Masih ada 2 pemain dari PSPS yang belum kita pastikan untuk bertanding besok, karena masih menunggu hasil dari pemeriksaan kesehatan,” tuturnya. (rom)






