METRO BISNIS

KAI Bangun Terminal Bongkar Batu Bara Kramasan Kapasitas 40 Juta Ton Per Tahun

×

KAI Bangun Terminal Bongkar Batu Bara Kramasan Kapasitas 40 Juta Ton Per Tahun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Angkutan Batu Bara KAI

JAKARTA, METRO–PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melakukan groundbreaking pembangunan Terminal Bong­kar Batu Bara Kramasan yang terletak di Kec. Kertapati, Palembang. Ditargetkan, terminal ini dapat beroperasi pada Triwulan IV tahun 2024 dengan kapasitas 20 hingga 40 juta ton per tahun.

 Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan pembangunan terminal bong­kar batu bara te­r­sebut bertujuan untuk me­ning­katkan kapasitas logistik batu bara seiring meningkatnya kebutuhan di industri logistik pertambangan.

 Dalam pembangunan Terminal Bongkar Batu Ba­ra Kramasan ini, KAI ber­kolaborasi dengan anak perusahaannya yakni KAI Logistik serta PT Sentosa Laju Sejahtera.

Pembangunan ditandai dengan groundbreaking yang juga menandai dimulainya komitmen kolaborasi dan sinergi berbagai pihak untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan dan penggu­naan sumber daya energi nasional,” kata Didiek da­lam keterangannya dikutip Minggu (16/7).

 Dia menjelaskan, terminal Bongkar Batu Bara Kramasan akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 19,1 hektar. Berbagai infrastruktur modern akan dipasang di terminal ini seperti integrated rail me­thod yang didukung dengan infrastruktur Train Unloading System (TULS) bottom dump dan open side dump (mekanisme bukaan bawah dan samping).

Baca Juga  PLN UP3 Solok Gandeng Finalis Uda-Uni Jadi Duta PLN Mobile 2025, Semarakkan Hari Pelanggan Nasional

 Adapun kapasitas unloading Teminal Bongkar Batu Bara Kramasan mencapai 60.000 ton/hari/TULS, dengan luas area stockpile maksimal berkapasitas 590.000 ton. Lebih lanjut, Didiek mengatakan, Terminal Bongkar Batu Bara Kramasan ini dibangun sebagai sinergi BUMN antara KAI, PTBA, dan PLN dalam me­wu­judkan progam 100.­­­000 megawatt pada tahun 2025.

Di samping itu, terminal ini juga menjadi bagian dari progam KAI menuju 105 juta ton angkutan batu bara pada tahun 2027. Nan­tinya, terminal ini diharapkan mampu melayani 20 kereta api dengan rangkaian 60 gerbong batu bara setiap harinya.

 Tak hanya berfokus pada bisnis, KAI Group berharap kehadiran Terminal Bongkar Batu Bara Kramasan juga akan memberikan dampak positif seperti terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masya­rakat setempat.

Baca Juga  Tingkatkan Minat Baca dan Menambah Wawasan, Siswa SD 22 Ulak Karang Kunjungi Perpustakaan DPRD Sumbar

 “Pembangunan terminal bongkar batu bara ini juga sebagai upaya untuk mengakomodasi permin­taan angkutan barang KAI yang terus meningkat. Angkutan barang KAI pada 2020 sebesar 45 juta ton, pada 2021 sebesar 50 juta ton, dan pada 2022 sebesar 58 juta ton,” jelasnya.

 Sementara itu, Direktur Utama KAI Logistik, TLN Ahmad Malik Syah mengungkapkan proyek Terminal Bongkar Batu Ba­ra ini menjadi program stra­tegis perusahaan. De­ngan beroperasinya Terminal Bongkar Batu Bara Kramasan ini, akan memper­kuat kapasitas dan kapabilitas perusahaan khususnya pada logistik pertambangan.

“Terminal Bongkar Ba­tu­bara Kramasan ini, ditargetkan dapat beroperasi pada Triwulan IV tahun 2024 dengan kapasitas 20 hingga 40 juta ton per tahun. Sementara, pada aspek profitabilitas, Terminal Bongkar Batu Bara Kramasan diproyeksikan akan menyumbang sekitar Rp 80-150 miliar per tahun” tandas Malik. (jpc)