METRO PADANG

Berjualan tak Dilarang, PKL di Pantai Padang Diminta Taat Aturan

×

Berjualan tak Dilarang, PKL di Pantai Padang Diminta Taat Aturan

Sebarkan artikel ini
Jupri Wakil Ketua Komisi I DPRD Padang,

SAWAHAN, METRO–Wakil Ketua Komisi I DPRD Padang, Jupri me­nga­takan terjadinya aksi perlawanan pada aparat Satpol PP dalam pener­tiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pantai Padang, sangat disayangkan sekali. Sebab tindakan yang dilak­sanakan penegak perda telah sesuai ketentuan yang ada.

“Kita sedih atas kro­nologi yang terjadi dan inginkan hal itu tak ter­ulang ke depan. Kita tahu, petugas sudah beberapa kali mendatangi kawasan Pantai Padang untuk me­lakukan penertiban. Peda­gang juga tahu tak bolhe berjualan di sana, namun masih tetap tidak taat atu­ran,” ujar kader PAN ini, Ming­gu (26/6).

Ia mengatakan, seha­rus­nya para PKL yang tidak berbuat demikian. Karena, penertiban yang dilak­sana­kan Satpol PP untuk men­jadikan kawasan wisata Pantai Padang tetap indah, nyaman dan bersih.

Baca Juga  Pertama, M. Iqbal dan Amasrul Resmi Mendaftar ke KPU

Jika Pantai Padang dan objek wisata lainnya bersih dan rapi, baik itu dari PKL atau maksiat, maka pengunjung dan wisatawan semakin ramai dan nyaman. Namun sebaliknya, jika sembraut tentu wisa­tawan enggan masuk atau berkunjung.

“Kita berharap, warga Kota Padang untuk tetap taati aturan dan bukalah lapak di sana. Namun di lokasi yang dibolehkan. Jangan berjualan pada fasilitas umum dan fasilitas sosial,” paparnya.

Selain itu, pihaknya ju­ga mendorong Pemko Pa­dang memberi perhatian kepada pelaku usaha. Se­bab mereka aset ekonomi dan bisa berkembang pesat.

Perhatian yang dikasih lanjutnya, bisa saja penataan lokasi jualan bagi mereka serta pembinaan secara berkelanjutan. Apa­lagi usaha yang dilakoni sudah turun temurun. “Kita berharap dengan menjamurnya pelaku usaha di Kota Padang, peningkatan ekonomi dapat terjadi dan kemiskinan dapat ber­ku­rang,” sebutnya.

Baca Juga  Koalisi PDI P dan Gerindra, Tidak Berpengaruh pada Pilkada 2020

Untuk diketahui, Satpol PP Padang diserang PKL menggunakan senjata ta­jam, saat melakukan penertiban di Pantai Padang, Jumat (24/6) lalu. Oknum pedagang tidak terima dengan penertiban yang dilakukan petugas karena melarangnya untuk berjualan di kawasan pantai.

Sebelum ditertibkan, tindakan persuasif secara humanis terus dilakukan oleh petugas di lapangan. Namun, salah seorang ok­num PKL malahan menyerang petugas dengan sebilah parang  hingga ke ke mobil petugas.

Tidak hanya diserang dengan sajam, petugas Pol PP juga dilempari menggunakan kayu, batu, kursi serta kelapa milik PKL. Bahkan, dan ada juga ok­num PKL yang mencekik petugas dari belakang. (ade)