OLAHRAGA

Popda Bulutangkis Sumbar 2022, Tanpa Disiplin Mustahil Raih Prestasi

×

Popda Bulutangkis Sumbar 2022, Tanpa Disiplin Mustahil Raih Prestasi

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Plt Ketum KONI Sumbar Hamdanus foto bersama Kadispora Sumbar Dedy Diantolani usai membuka Popda Cabor Bulutangkis di Hall Telkom.

PADANG, METRO–Untuk menggapai pres­tasi butuh kerja keras dan disiplin. Hal tersebut disampaikan Plt Ketua KONI Sumbar, Hamdanus saat memberikan sambutan pembukaan Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Cabor Bulutangkis Sumbar 2022 di Hall Garuda Sakti Telkom Padang, Selasa (17/5). “Se­bab mustahil prestasi bisa digapai tanpa didukung semangat kerja keras dan disiplin diri,” ungkap Hamdanus.

Dikatakan Hamdanus, memang tak terbantahkan sebagian besar atlet tersebut lahir dari pelajar. Maka dalam kesempatan ini generasi muda olahraga Sumbar butuh motivasi agar bersemangat. Selain itu sudah terlihat disiplinnya, karena sudah hadir tepat waktu pada kegiatan Popda ini.

“Pada turnamen di sini sudah terlihat semangat adik adik datang tepat waktu. Perlu diketahui di­siplin itu awal dari prestasi. Tidak mungkin prestasi dapat diraih begitu saja tanpa diimbangi dengan upaya disiplin,” tutur Ham­danus.

Baca Juga  Portugal vs Ceko: Selecao Lebih Diunggulkan

Kemudian kata Hamdanus, pembinaan terhadap atlet cabor bulutangkis di kabupaten dan kota perlu dimaksimalkan lagi. Karena, telepati dari kegiatan Popda sekarang hanya sekitar belasan Kabupaten dan kota yang ikut. Sedangkan, lebih kurang sekitar delapan daerah belum ikut serta dalam Popda ini. “Namun, kita berbaik sangka saja, mungkin karena kesiapan atlet atau mungkin masalah finansial,” ujar Hamdanus.

Ia berharap atlet muda potensial ini serius me­ngikuti Popda cabang bulutangkis ini. Mudah mudahan melalui kegiatan ini bisa lahir atlet atlet Sumbar yang bisa berbicara di level regional dan nasio­nal.

Baca Juga  AC Milan VS Inter Milan, Beda Modal Dua Klub Sekota

Selain itu proposal KO­NI Sumbar untuk anggaran tahun 2023 tetap dikawal untuk menghelat agenda daerah maupun regio­nal dan nasional maupun internasional.

Kadispora Sumbar De­dy Diantolany Dt Mudo mengatakan, kegiatan Pop­da bulutangkis ini baru diikuti sekitar 11 kabupa­ten dan kota. Maka, ada sekitar 8 Kabupaten dn Kota yang belum mengikuti Popda ini. “Diharapkan tahun depan Popda ini bisa diikuti 19 kabupaten dan kota,” ujar Dedy.

Sementara di sisi lain, peserta Popda Bulutangkis ini cukup berbangga karena, cabor bulutangkis ini masuk dalam program stra­­tegis Kemenpora RI yang disebut Disain Besar Olahraga Nasional (DB­ON). Baik ditingkat daerah maupun nasional. Karena tidak semua Cabor masuk DBON Kemenpora RI. (hen)