METRO SUMBAR

Jasman Rizal Sinergitas OPD Antar Daerah

×

Jasman Rizal Sinergitas OPD Antar Daerah

Sebarkan artikel ini
BUKA—Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Jasman Rizal membuka Forum Sinkronisasi Rencana Strategis (Renstra) tahun 2021-2026 di Auditorium Gubernur Sumbar, Padang, (28/3).

PADANG, METRO–Sebagai langkah percepatan sinkronisasi dan si­nergitas seluruh perangkat daerah komunikasi dan informatika Sumatera Barat, Kepala Dinas Kominfotik Sum­bar, Jasman Rizal mem­buka Forum Sinkronisasi Rencana Strategis (Renstra) tahun 2021-2026 di Auditorium Gubernur Sumbar, Padang, (28/3). Jasman mengatakan, untuk meningkatkan efektivitas output instansi kominfo di sumatera barat, diperlukan roadmap dan platform perencanaan di se­tiap program maupun bi­dang-bidang teknis yang ada. Ia juga mendorong agar semua instansi Kominfo di seluruh kabupa­ten dan kota, maupun provinsi saling mendukung dan bersinergi menjadi satu kesatuan wadah yang mampu menyatukan semua potensi yang ada di Sumbar.

”Mari, sinkronkan bersama program yang kita punya sampai 2026, hingga mempunyai platform yang sama tentang pemba­ngu­nan di segala bidang, baik teknologi informasi, komunikasi publik, statistik dan persandian. Sehingga program ini bisa mendukung  Smart Province, contohnya satu data Indonesia yang di mulai dari nagari ke kecamatan, lalu ke kabupa­ten dan kota, ke provinsi lalu ke pusat,” jelas Jasman.

Baca Juga  Stabilkan Harga Pangan, Pj Bupati Mentawai Gandeng Pemkab Tanahdatar

Selain itu, ia menerangkan roadmap ini pun bisa menjadi pedoman bagi kominfo di kabupaten dan kota dalam penyelenggaraan infrastruktur di daerah masing masing. Juga menjadi salah satu upaya untuk dapat secara berkesinambungan, membentuk kebersamaan penyelanggaraan infrakstruktur dae­rah.

”Hasil ini bisa menjadi acuan tim penyusun renstra untuk disempurnakan lagi. Karena ini akan melahirkan kesepakatan, strategi, sasaran, arah kebijakan dan penyelenggaraan infrastruktur informasi dan komunikasi se Sumatera Barat,” lanjutnya mene­rang­kan.

Dalam forum itu diung­kapkan, penyusunan rencana kerja setiap perangkat daerah harus memperhatikan program kerja kepala daerah terpilih. Kemudian pelaksanaan forum sinkronisasi renstra perangkat daerah tersebut akan diverifikasi oleh Badan Pe­rencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), untuk  sinkronisasi dokumen renstra dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RP­­JMD), mulai dari awal hingga penyempurnaan. Lalu, finalisasi rancangan akhir, dan verifikasi kem­bali  bersama perangkat daerah. Inilah yang kemudian men­jadi acuan bagi pe­nyusunan Rencana Kerja Pemerintah Da­erah (RKPD) oleh Bappeda.

Baca Juga  Pemkab Gelar Job Fair, Bertabur ‘Loker’ Perusahaan di Solsel

”Tahapan ini bisa menjadi acuan ketika penyusunan renja agar tidak terlambat, sesuai dengan jadwal yaitu 1 bulan setelah RKPD ditetapkan, dan di situ lah, harus kita sinkronkan kembali rancangan akhir renja perangkat dae­rah,” ucap Elfi, pejabat fungsional Bappeda menjelaskan.

Pemerintah provinsi dalam hal ini berperan untuk mengkoordinasi program-program pemerintah kabupaten kota menjadi suatu kesatuan, sehingga sinkronisasi antar daerah sangat diperlukan, agar koordinasi baik dalam pe­nyusunan renstra maupun renja untuk mendukung program-program peme­rintah kabupaten dan kota hingga Provinsi maupun pusat dapat dilakukan. Acara Forum Perangkat Da­erah dalam rangka sinkronisasi rencana strategis 2021-2026 inipun ditutup dengan Penandatanganan Berita Acara Forum Pe­rangkat Daerah oleh Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Kota dan Provinsi. (fan)