METRO PADANG

Naimah Putri (27 tahun), Lulusan Doktor FKH Unair Asal Padang, Selesaikan Studi S3 2,5 Tahun, IPK 4

×

Naimah Putri (27 tahun), Lulusan Doktor FKH Unair Asal Padang, Selesaikan Studi S3 2,5 Tahun, IPK 4

Sebarkan artikel ini
WISUDAWATI TERBAIK— Naimah Putri (27), saat menjalani prosesi wisuda program S3 Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair periode wisuda Juni 2021, baru-baru ini.

SURABAYA, METRO–Prestasi mem­bang­ga­kan ditorehkan oleh Nai­mah Putri (27) asal Kota Pa­dang. Wanita yang akrab dipanggil Naimah ini ber­hasil mengantongi predikat wisudawan/ti terbaik S3 Fakultas Kedokteran He­wan (FKH) Universitas Air­langga (UNAIR) periode wi­suda Juni 2021 baru-baru ini.

Predikat terbaik terse­but dibarengi dengan hasil indeks prestasi komulatif (IPK) sempurna yakni 4,0, dalam waktu 2,5 tahun da­lam waktu 4 tahun waktu yang diberikan kepada Naimah.

Naimah menuturkan bahwa prestasi tersebut didapatnya dengan kete­kunan dan perjuangan ti­dak mudah. Apalagi Nai­mah selaku peraih beasis­wa PMDSU Kemendikbud, dituntut menyelesaikan studi S-2 dan S-3 selama empat tahun.

Naimah bahkan sem­pat mengalami masa-ma­sa menghabiskan waktu hing­ga jam setengah tiga pagi dilaboratorium usai mengikuti perkuliahan dari pagi hingga sore.

Baca Juga  Lagi, Pelajar Bolos Saat Jam Pelajaran Digiring Pol PP Padang 

“Saat itu, ada sampel penelitian yang sudah me­nunggu di lab. Deadline la­p­oran pun tinggal hitungan jam. Tapi, ternyata hasil yang diharapkan tidak mun­cul,” cerita Naimah yang juga mantan Ketua Departemen Keuangan dan wirausaha, IVSA Indonesia itu.

Berbeda dengan maha­siswa lain, sejak awal ma­suk Naimah memang su­dah memiliki roadmap dari pembimbing beasiswa. Di­ri­nya sudah mem­per­siap­kan ide hingga sampel pe­nelitian bahkan sejak se­mes­ter awal. Tidak meng­herankan jika kemudian Naimah berhasil menyele­saikan studinya dalam 2,5 tahun.

Sementara itu dalam perjalanannya menempuh studi S3, Naimah menja­dikan petuah dari orang­tuanya sebagai motivasi untuk terus maju ke depan. Apalagi dirinya yang me­rantau luar pulau, hanya dapat pulang setahun se­kali.

“Dari kecil saya selalu bilang ingin sekolah sam­pai capek. Orangtua pun selalu berpesan kalau su­dah kuliah jauh-jauh, pu­langnya harus bisa bikin ke­luarga bangga,” ungkap­nya.

Baca Juga  Wako Ajak ASN Kemenag Melayani Umat Beragama Sepenuh Hati

Kini, Naimah telah me­menuhi mimpi dan pesan dari orangtuanya di usia yang baru 27 tahun. Untuk meraih IPK sempurna Nai­mah mengaku tidak me­miliki strategi khusus.

“Saya dikelas selalu mencatat, meski tidak men­detail. Tapi setelah ke­las, saya terbiasa untuk membaca lagi catatan ter­sebut,” jelas peraih Top 5 Candi date of The Most Outstanding student FKH Unair 2014 itu.

Menanti detik-detik wi­suda, Naimah aktif menjadi teaching assistant di labo­ratorium Virologi, Depar­te­men Mikrobiologi Unair. Selain itu, Naimah pun juga bercita-cita untuk dapat kembali mengabdi di FKH UNAIR sebagai seorang dosen. (rom)