METRO SUMBAR

Gubernur Sumbar Ingatkan Inspektorat, Jangan Ada  Penyimpangan dan Indikasi Korupsi yang Menyesatkan

×

Gubernur Sumbar Ingatkan Inspektorat, Jangan Ada  Penyimpangan dan Indikasi Korupsi yang Menyesatkan

Sebarkan artikel ini
SIDAK— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah melakukan kunjungan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Inspektorat, Rabu (2/6).

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar) Mahyeldi An­sharullah melakukan kun­jungan inspeksi mendadak (sidak) ke Inspektorat, Ra­bu (2/6). Sidak terkait peningkatan disiplin dan kinerja peran daripada Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP). Hal ini mengingat peran daripada Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) sangat penting dalam melakukan peringatan dini terkait ke­mungkinan terjadinya pe­nyimpangan dalam penye­lenggaraan pemerintahan. Serta pengusutan atas ke­be­naran laporan mengenai adanya indikasi terjadinya korupsi.

Untuk itu, agar dapat melaksanakan fungsi pem­binaan dan pengawasan tersebut, APIP perlu men­dapat penguatan baik pe­nguatan kelembagaan, pe­nguatan personil melalui pendidikan dan pelatihan serta penguatan anggaran.

Baca Juga  Dahnil Anzar Simanjuntak: Pejabat Publik Harus Siap Dimaki Rakyat, Jangan Balas dengan Olok-olok

“Saya minta In­spek­torat dan jajaran audi­tornya menjadi dokter pri­badi bagi Pemprov Sumbar. Kita tidak ingin terjadi pe­nyimpangan dan adanya kebijakan salah aturan. Sebelum terjadi harus dipe­riksa dulu dan dikoor­dina­sikan dengan Inspektorat untuk bisa mengatasinya. Jangan sudah terjadi baru diperiksa,” kata Mahyeldi.

Di hadapan puluhan pegawai Inspektorat, Mah­yeldi mengatakan, syarat utamanya adalah keter­bukaan dalam informasi. Makanya, Mahyeldi mene­gaskan keterbukaan data penting, agar tidak terjadi penyimpangan ataupun tindakan korupsi dan seka­ligus untuk meningkatkan kinerja bagi OPD di ling­kungan Pemprov Sumbar.

“Kita harap Inspektorat berfungsi lebih optimal baik sebagai pendamping maupun pengawas. Saya juga berharap bagi OPD juga bisa membangun ko­mu­nikasi dan mem­perhati­kan rekomendasi yang a­da,” tuturnya.

Baca Juga  PHBI Tanah Datar, Tetapkan Shalat Idul Adha Digelar di Lapangan Cindua Mato

Plt. Kepala Inspektorat Sumbar Betty Vetria me­ngatakan dirinya juga ber­komitmen untuk terus me­ningkatkan pengawasan dan mewujudkan good go­ver­nance melalui refor­masi birokrasi serta efi­siensi anggaran. “Yang tak kalah penting, mende­ngar­kan pula laporan-laporan masyarakat sesuai dengan salah satu indikator penting yakni pengawasan publik,” tutur Betty.

“Fungsi Inspektorat ju­ga ibaratnya ‘rem’ bagi pemerintah daerah untuk lebih efektif dalam peng­gunaan anggaran, sema­cam ‘early warning’ untuk pencegahan dini bagi peng­guna anggaran,” tambah­nya. (fan)