METRO PADANG

Andre Rosiade Minta Menteri Bahlil Datangkan Investasi Olah Karet ke Sumbar

×

Andre Rosiade Minta Menteri Bahlil Datangkan Investasi Olah Karet ke Sumbar

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumbar H Andre Rosiade, SE mengundang Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk mendatangkan investasi industri pengolahan getah karet ke Sumbar

 ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumbar H Andre Rosiade, SE mengundang Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk mendatangkan investasi industri pengolahan getah karet ke Sumbar. Sebagai daerah penghasil getah karet, saat ini Sumatra Barat membu­tuh­kan pabrik pengolahan getah karet menjadi ba­rang jadi.

 ”Soal investasi di Sum­bar, tadi Pak Menteri kata­kan ada proyeksi investasi industri karet menjadi ban. Saya ingin sampaikan ke­pada Pak Menteri, sebagai anggota DPR RI yang me­wakili Sumatra Barat saya berharap Pak Menteri mem­bawa investasi karet ini ke Sumatera Barat,” kata Andre Rosiade yang juga ketua DPD Partai Ge­rin­dra Sumbar ini.

 Saat rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Investasi, Andre ­Rosiade ­me­ngatakan Sumbar me­miliki 141.131 hektare ke­bun karet. Sebagai daerah penghasil getah karet, saat ini Sumbar membutuhkan pabrik pengolahan getah karet menjadi barang jadi.

Baca Juga  Tuntaskan Pemeriksaan Keuangan, BPK Sumbar Gelar Exit Meeting Bersama Pemko Padang

“Harapan saya in­ves­tasi industri karet yang menjadi rencana Pak Men­teri bisa masuk di Suma­tera Barat. Saya pastikan Bupati dan Wali Kota di Sumatera Barat siap me­nye­diakan lahan untuk Pak Menteri. Itu jaminan dari saya sebagai anggota DPR RI dapil Sumbar,” kata Andre.

Andre Rosiade menga­ta­kan, sepan­jang  ­kam­panye 2019 lalu, dia kerap mendapatkan keluhan war­ga Sumbar terkait ren­dah­nya harga karet atau getah karet yang disebut sebagai “gotah” di kawa­san Sijunjung dan Dhar­mas­raya. Bahkan, ada pe­tani yang membiarkan po­hon karet mereka tak tera­wat di kebun-kebun. Ka­rena, biaya produksi jauh lebih tinggi dari biaya jual­nya.

 ”Kami mendengar lang­­sung keluhan mereka. Salah satu yang membuat harga getah anjlok adalah pabrik pengolahannya yang tidak ada di sana. Dengan adanya investasi ola­han karet yang dekat de­ngan kebun-kebun pe­tani, kami yakin bisa men­jadi solusi. Apalagi pabrik ban yang tentu mem­bu­tuh­kan banyak bahan baku karet,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Mi­nang (IKM) ini.

Baca Juga  Cegah Indikasi OTT di Bapenda, Pegawai Dilarang Terima Uang dari Wajib Pajak

 Sementara itu, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyambut permintaan Andre Rosiade yang sudah lama dikenalnya ini. Ia pun mempersilakan para ke­pala daerah di Sumatra Barat datang ke Kemen­terian Investasi untuk men­jelaskan kesiapan me­reka menerima investasi industri pengolahan karet tersebut.

 ”Dalam bisnis bia­sa­nya ada negosiasi. Ka­rena sejauh ini ada Sumatra Selatan, Sumatra Utara yang minta. Jadi kita cari kolaborasi yang tepat, ma­na yang pas. Kami akan bahas usulan dari pak An­dre Rosiade ini,” kata Bah­lil. (rom)