METRO SUMBAR

Pemberlakuan PSBB dan AKB Ikut Menurunkan Angka Lakalantas

×

Pemberlakuan PSBB dan AKB Ikut Menurunkan Angka Lakalantas

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adabtasi Kebiasaan Baru (AKB), dinilai sebagai faktor utama menurunnya angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) pada 2020, di wilayah hukum Polres Pariaman.

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Muhammad Sugindo mengatakan, kasus kecelakaan lalulintas tahun ini menurun sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Tampak jelas adanya penurunan angka kasus kecelakaan tahun ini jika dibandingkan dengan tahun 2019. Hal ini seiring dengan diberlakukan PSBB dan AKB,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya mencatat penurunan kasus hingga 40 persen per Januari hingga Oktober 2020. “Pada Januari hingga Oktober 2020 terjadi sebanyak 90 kasus kecelakaan lalulintas. Sementara itu pada 2019 terjadi sekitar 160 kasus kecelakaan lalulintas,” jelasnya.

Baca Juga  Pengurus PWI Tanahdatar Periode 2022-2025 Dilantik, Eka Putra: Pers agar Menjunjung Objektivitas dan Profesionalisme

Menurutnya, saat PSBB di masa pandemi Covid-19 volume kendaraan di jalan raya tidak sebanyak di hari biasanya. Pembatasan membuat arus kendaraan berkurang. “Secara otomatis juga membuat berkurangnya angka kecelakaan,” kata M. Sugindo.

Ia menyampaikan, dalam beberapa minggu belakangan kasus kecelakaan di Pariaman sedikit meningkat. “Iya, dalam minggu belakangan terjadi kasus kecelakaan lalulintas berturut-turut, adalah beberapa kali,” katanya.

Arus kendaraan sudah mulai ramai lagi sehingga potensi kecelakaan sering terjadi. “Namun semampu kami, tetap melakukan pengamanan di jalan, selalu mengimbau penggunaan jalan untuk memperhatikan keselamatan saat berkendaraan,” sebut Sugindo.

Baca Juga  IKTD Batam dan IKTD Kabupaten Tembilahan Bantu Korban Terdampak Banjir Tanah Datar

Ia mengimbau kepada pengemudi kendaraan terutama pengemudi roda dua agar tidak menggunakan HP. “Selain mengurangi konsentrasi saat berkendaraan, hal itu juga memancing aksi kriminal seperti copet dan pencurian,” pungkasnya. (z)