METRO PADANG

9 Hari Usai Pemilu Serentak, Wako Lantik 8 Camat, 5 Pejabat Dibebastugaskan

×

9 Hari Usai Pemilu Serentak, Wako Lantik 8 Camat, 5 Pejabat Dibebastugaskan

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN— Wako Hendri Septa melantik 37 pejabat administrator (esselon III), termasuk 8 orang camat, Jumat (23/2) siang, di gedung Balaikota, Aiepacah.

AIEPACAH, METRO–Wali Kota Padang Hendri Septa melakukan pelantikan terhadap 37 pejabat administrator (esselon III), ter­masuk 8 orang camat, Jumat (23/2) siang. Selain itu, ada lima pejabat yang dibe­bas­tu­gaskan (nonjob).

Pelantikan dilakukan po­litisi dari Partai Amanat Na­sional (PAN) ini, tepat setelah sembilan hari usai pelak­sa­naan Pemilihan Umum (Pe­milu) 2024 serentak di Indonesia. Pelantikan berdasar­kan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Padang nomor 50 tahun 2024 tanggal 25 Fe­bruari 2024 tentang pem­ber­hentian, pemindahan dan pe­ng­ang­katan pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan administrator di ling­ku­ngan Pemko Padang.

“Bapak dan Ibu yang dilantik dan mendapatkan amanah jabatan, artinya harus siap melayani ma­sya­rakat dengan sepenuh hati dan bekerja secara optimal,” kata Hendri Sep­ta, saat pelantikan di Balai­kota, Aiepacah.

Dalam arahannya, Wa­ko Hendri Septa menilai, camat ibarat judul lagu ciptaan penyanyi legendaris, Iwan Fals, yakni ‘Ma­nusia Setengah Dewa’.

Baca Juga  Sambut Ramadhan 1445 Hijriah, TP-PKK Tabiang Banda Gadang Gelar 3 Lomba Tradisional

“Camat seperti lagu milik Iwan Fals, ‘Manusia Setengah Dewa’,” katanya di depan seluruh pejabat yang dilantik.

Disebut sebagai ‘Manusia Setengah Dewa’ karena jabatan camat seperti ‘wali kota kecil’ di kecamatan. Camat adalah miniatur kota.

“Camat memiliki kewenangan besar di daerah kerjanya, hadir di setiap lini, jadi, camat itu jabatannya khusus,” sebut wali kota.

Hendri Septa sempat menyinggung bagaimana jabatan camat yang dulunya sangat disegani oleh siapa saja. Pada tahun 1980-an hingga 1990-an, camat adalah orang pilihan yang terbaik dalam jabatannya. Namun seiring per­jalanan waktu, jabatan camat tidak lagi begitu dianggap ‘mentereng’. Bahkan terkesan dipandang sebelah mata.

“Kita berharap kepada camat yang dilantik untuk dapat menjaga marwah dan wibawa Kota Padang, serius bekerja, semua yang dilantik ini adalah superior (dalam tugasnya),” sebut Hendri Septa.

Baca Juga  Kunjungi Masjid Al Amin Korong Gadang, Andre Rosiade Serahkan Wastafel Portabel

Sisi lain, Wali Kota menekankan wajibnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh ASN diminta untuk lebih melayani masyarakat sehingga masyarakat me­ra­sakan bahwa pemerintah itu ada di tengah-tengah warga.

“Kita tentunya tidak ingin masyarakat menilai dari sisi kekurangan pelayanan, hadir lah di tengah masyarakat dan layani dengan baik,” pesan wali kota.

Delapan camat yang di­lantik yakni Nofiandi Amir (Camat Lubuk Begalung), Fizlan Setiawan (Camat Koto Tangah), Ridho Satria (Camat Kuranji), Amrizal Rengganis (Camat Nanggalo), Anhal Mulya Perkasa (Camat Padang Selatan), Diko Eka Putra (Camat Pa­dang Timur), Ronny (Camat Padang Utara), dan Titin Masfetrin (Camat Pauh).

Dalam pelantikan itu nampak hadir Sekdako Andree Algamar, Inspektur Arfian, Asisten III Corri Saidan, Staf Ahli, serta sejumlah kepala OPD di Pemko Padang. (brm)