Close

Zul Elfian Datangi DPRD Sumbar, Minta Dukungan Provinsi Bangun Kota Solok

Pemerintah Kota Solok mendatangi kantor DPRD Provinsi Sumbar meminta dukungan Pemprov Sumbar dalam percepatan pembangunan di daerah itu.

PADANG, METRO–Pemerintah Kota Solok meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Su­matera Barat dalam percepatan pembangunan di daerah itu. Kebutuhan pem­bangunan sangat tinggi sementara anggaran terbatas.

 Wali Kota (wako) Solok Zul Elfian bersama jajaran Pemko Solok mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Jumat (17/9/2021) untuk menyampaikan permintaan tersebut.

 “Pemko Solok memiliki keterbatasan anggaran sedangkan kebutuhan pem­bangunan sangat ba­nyak dan memerlukan biaya besar,” kata Zul Elfian.

 Dia menyebutkan, pem­­bangunan yang membutuhkan dana besar di Kota Solok antara lain pena­nganan Batang Lembang, pembangunan jalan lingkar utara, pembangunan stadion, fasilitas pelestarian seni budaya dan sebagai­nya.

 “Untuk itu, kami me­mohon dukungan dari prov­insi dan juga pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan Kota Solok,” ucapnya.

 Kehadiran Wali Kota Solok Zul Elfian diterima oleh Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi bersama anggota DPRD Sumbar da­erah pemilihan 7 (Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan). Antara lain hadir Irzal Ilyas Lawuik Basa, Mario Syahjohan, Nurfirmanwansyah dan lainnya.

 Supardi meminta Pemko Solok melakukan sinkronisasi program pembangu­nan daerah dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RP­JMD) Provinsi sehingga program dapat berjalan selaras dalam mencapai tujuan.

 “Pertama sekali ada­lah sinkronisasi untuk men­sinergikan RPJMD ka­bupaten dan kota dengan RPJMD Provinsi. Jadi pembangunan bisa sejalan dan tujuan percepatan pembangunan bisa tercapai,” kata Supardi.

 Menurut Supardi, da­lam RPJMD Provinsi Sumbar 2021-2026 tersusun beberapa program pembangunan daerah, terutama yang menjadi prioritas dan program unggulan gubernur dan wakil gubernur.

 Sasaran dari pemba­ngunan provinsi itu, lanjutnya, adanya di kabupaten dan kota. Jadi, dengan me­lakukan sinkronisasi maka pemerintah provinsi bisa bersinergi dengan seluruh kabupaten dan kota dalam percepatan pembangunan daerah.

 Menurut Supardi, Pem­prov Sumatera Barat memprogramkan pemba­ngunan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Program unggulan dari gubernur dan wakil gubernur saat ini mencakup berbagai bidang mulai dari infrastruktur, pertanian, perikanan, dan sebagainya.

 “Jadi yang dibutuhkan adalah sinkronisasi sehingga kabupaten dan kota bisa bersinergi dengan program provinsi dan pemerintah pusat dalam merancang pembangunan di daerahnya masing-masing,” tan­das­nya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top