Menu

Zen Pacui dan Unyil jadi Pengedar

  Dibaca : 1464 kali
Zen Pacui dan Unyil jadi Pengedar
TRIO PENGEDAR— Tiga orang yang diduga berperan sebagai pengedar sabu dibekuk oleh petugas di dua lokasi berbeda dan waktu di Kota Padang.

PADANG, METRO – Pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Padang terus digencarkan oleh Satresnarkoba Polresta Padang. Kali ini, tiga orang yang diduga berperan sebagai pengedar dibekuk oleh petugas di dua lokasi berbeda dan waktu yang berbeda pula.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap M Zen (26) di dalam kosan yang berada di Jalan Padang Pasir 1, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (20/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku yang sudah menjadi target operasi (TO) ini tak berkutik saat ditangkap.

Pasalnya, dalam penangkapan itu, petugas menemukan dua paket besar sabu yang ditemukan dibawah alas meja, satu set bong terbuat botol plastik bening, serta satu pak plastik klip bening. Setelah itu pelaku kembali dibawa ke rumah orang tuanya di Mata Air. Ditemukan satu paket kecil yang tersimpan dalam kaleng rokok merk gudang garam surya, serta dua set bong.

Keesokan harinya, Minggu (21/10) sekitar pukul 23.00 WIB, petugas kembali bergerak melakukan penangkapan terhadap pengedar yang sudah diumpan dengan teknik undercover buy di Jalan Parak Anau, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah. Dalam penggerebekan itu, petugas membekuk dua sekawan yang berperan sebagai pengedar narkoba.

Keduanya diketahui beridentitas Susyanto alias Pacui (30) dan Kuswandi alias Unyil (21). Selain menangkap kedua pelaku, petugas juga mememukan barang bukti dua paket sedang sabu yang terbungkus plastik bening di dalam balitan tisu yang tersimpan dalam kotak rokok.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Padang, Kompol Abriadi mengatakan, ketiga pelaku yang sudah diamankan itu, merupakan TO oleh anggota atas ulahnya yang diduga kuat mengedarkan dan menjual sabu untuk mendapatkan keuntungan. Ketiganya dibekuk di dua lokasi berbeda dan memiliki jaringan yang yang berbeda pula.

“Pelaku yang ditangkap pertama ini, kita mendapatkan informasi kalau pelaku sering bertransaksi narkoba di dalam kosannya itu. Setelah kita lidik dan dipastikan pelaku memiliki dan menyimpan narkoba, kita langsung lakukan penangkapan. Barang Bukti kita temukan di dalam kosannya dan juga di rumah orang tuanya,” kata Abriadi.

Kompol Abriadi menambahkan, dalam penangkapan kedua, pihaknya mengamankan dua orang, setelah dipancing oleh anggota yang melakukan penyamaran sebagai pembeli narkoba. Saat akan bertransaksi dengan anggota yang menyamar, langsung dilakukan penangkapan.

“Dari hasil pemeriksaan, ketiganya memiliki jaringan yang berbeda. Kita akan terus kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringannya. Terhadap pelaku akan kita jerat pasal 112 jo 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman diatas lima tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional