Menu

Zakat Fitrah Minimal Rp30 Ribu

  Dibaca : 195 kali
Zakat Fitrah Minimal Rp30 Ribu
Ilustrasi

PADANG, METRO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar bersama Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam Tingkat Provinsi Sumbar per 20 Mei 2019 telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2019.

”Kalau besaran zakat fitrah Ramadhan 1440 hijriyah, minimal 3 1/3 liter atau 2,5 kilogram (kg) beras atau kalau diganti dengan uang minimal Rp30 ribu,” ujar Wakil Ketua II Baznas Sumbar, Safrudin Halimy, Kamis (23/5).

Safrudin mengatakan, besaran yang ditentukan tersebut merupakan besaran minimal zakat atau bisa juga seharga dengan kualitas beras yang dikonsumsi para muzaki. Bagi muzaki yang mengonsumsi beras berkualitas rendah dapat ditukar dengan uang senilai Rp30 ribu.

”Muzaki yang mengonsumsi beras berkualitas sedang dapat diganti dengan uang senilai Rp35 ribu. Bagi muzaki yang memiliki beras berkualitas baik dapat menukarnya dengan uang senilai Rp40 ribu,” jelas Safrudin.

Safrudin menambahkan, dalam membayar zakat fitrah sudah ada ketentuan syariatnya. Kalau ada yang akan dimakan saat Hari Raya Idul Fitri, berarti dia sudah wajib membayar zakat. Jika tidak ada sama sekali yang akan dimakan, baru tidak wajib bayar zakat.

”Tapi bisa juga, dia terima zakat fitrah terlebih dahulu, kemudian baru dia bayarkan,” lanjut Safrudin.

Safrudin Halimy mengimbau, masyarakat untuk menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga resmi atau counter di depan Kantor Baznas Sumbar. Sehingga tepat sasaran kepada mustahiqnya.

”Kami sudah membuka counter di depan kantor Baznas Sumbar bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakatnya,” ucap Safrudin.

Selain zakat fitrah, Safrudin menjelaskan, soal zakat penghasilan (harta). Saat ini Baznas Sumbar menargetkan pengumpulan zakat harta sebesar Rp18 Miliar. Tahun lalu terkumpul sebesar Rp12,8 Miliar dengan target Rp15 Miliar.

”Mudah mudahan tahun ini bisa meningkat,” ujar Safrudin.

Zakat harta, kata Safrudin, dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemrov Sumbar. Biasanya, besaran zakat yang dikeluarkan ASN sebesar 2,5 persen dari gaji. Nantinya, zakat akan disalurkan kepada orang yang berhak menerima zakat.

”Nantinya zakat disalurkan kepada orang yang berhak menerima zakat melalui program kemanusiaan Baznas, bantuan modal usaha, bantuan kesehatan, biaya pendidikan, serta dakwah dan advokasi,” tukasnya. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional