Close

Wujudkan Efisiensi, Pemko Payakumbuh Gelar Sosialisasi ”Srikandi”

Dafrul Pasi ( Asisten I).

POLIKO, METRO–Guna mewujudkan e­fisiensi penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pengelolaan kearsipan terpadu yang bersifat government to governmen yang dimanfaatkan instansi pusat dan daerah, Pemko Payakumbuh bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sosialisasikan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) kepada pengelola kearsipan dimasing masing OPD.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pa­yakumbuh yang diwakili Asisten I Dafrul Pasi di Aula Ngalau Indah, baru-baru ini. “Kita harapkan dengan pemanfaatan aplikasi Srikandi ini kesadaran tertib arsip bagi apa­ratur pemerintah lebih meningkat lagi,” kata A­sisten I Dafrul Pasi.

Dafrul mengatakan, di era digitalisasi ini arsip mulai mengalami transformasi dari arsip konvensional menjadi arsip elektronik. Karena begitu ba­nyaknya fungsi arsip ini seperti sebagai alat bukti yang sah, sebagai bukti pertanggungjawaban serta menjamin keselamatan aset nasional.

“Maka dari itu kami ucapkan terimakasih kepada ANRI yang telah memberikan ilmu. Dan kepada peserta ikutilah kegiatan ini dengan serius semoga pengelolaan arsip semakin baik,” ujar­nya.

Dikesempatan itu juga Direktur Kearsipan Daerah 2 Amieka Hasraf me­ngatakan di tahun 2023 mendatang diharapkan semua sistem dari peme­rintah dan pemerintah da­erah sudah terkoneksi. “Makanya sekarang kita berikan pendampingan kepada pengelola arsip dimasing masing dinas untuk meggunakan aplikasi Srikandi ini,” ucap­nya.

Untuk saat ini dia me­nyebut baru Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Te­ngah yang sudah me­ng­im­plementasikan dan datanya sudah terkoneksi ke pemerintah pusat. “Semoga setelah bimtek ini Kota Payakumbuh bisa segera menyusul,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita me­ngatakan dengan adanya bimtek ini diharapkan penge­lola arsip di OPD memahami dan siap untuk me­ngimplementasikan Srikandi.

“Karena Srikandi ini merupakan amanat dari Peraturan Presiden No. 95 th 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elek­tronik (SPBE). Mudah mu­dahan segera berjalan, dan Kota Payakumbuh dapat melaksanakannya secara live,” katanya.

“Semoga Payakumbuh menjadi kabupaten/kota kedua di Indonesia dalam pelaksanaannya, dan dapat mewujudkan efisiensi penyelenggaraan administrasi pe­merin­tahan dan pe­nge­lolaan kearsipan terpadu dan diharapkan kesadaran tertib arsip bagi a­paratur pemerintah le­bih baik,” pungkasnya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top