Close

WFC Tata Kawasan Sepanjang Pantai, Wako Pariaman Gandeng Kementerian PUPUPR

TINJAU KAWASAN SUNGAI— Wali Kota Padang yang memiliki program Water Front City (WFC) sedang memantau kawasan sungai dan irigasi.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar gandeng Kementerian Pekerjaan U­mum dan Perumahan Rak­yat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Sumber Da­ya Air (Ditjen SDA), Balai Wilayah Sungai (BWS) Su­matera V Padang, untuk tata kawasan sungai dan irigrasi yang ada di Kota Pariaman.

“Kota Pariaman mempunyai program Water Front City (WFC), dimana kita menata kawasan se­panjang pantai, sungai dan saluran irigasi yang ada, agar mempunyai nilai dengan konsep pembangunan yang berwawasan pariwisata, sehingga mempunyai multiflier effect kepada masyarakat dan Kota Pa­riaman,” ujar Genius Umar, kemarin.

Genius Umar memaparkan bahwa dimasa pandemi Covid-19 saat ini, anggaran di Pemerintah Dae­rah jauh berkurang, sehingga kita mengharapkan dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian yang ada.

“Saat ini kita sedang menyusun master plan W­FC tahap 2, dimana ada bebe­rapa desa yang akan ki­ta gagas untuk pemba­ngu­nan WFC tahap 2 ini, mulai dari Desa Taluak, Desa Ma­runggi, dan lanjutan Batang Piaman,” ung­kapnya.

“Dengan kolaborasi dan dukungan dari peme­rintah pusat, kita dapat mem­bangun kota Pariaman lebih baik lagi, dimana yang telah dibantu de­ng­an menggunakan dana pusat seperti Pasar Rakyat Pariaman, Talao Pauh, W­FC tahap I Batang Piaman, dan Irigasi Batang Anai II, dan semoga WFC tahap 2 ini juga dapat diakomodir oleh Kementerian PUPR melalui Dijen SDA, BWS Sumatera V Padang ini,” ujarnya.

Genius juga mengajak rombongan BWS Sumatera V Padang, Ditjen SDA, Kementerian PUPR, meninjau Lokasi saluran irigasi Batang Anai II yang melalui Desa Marabau dan De­sa Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman selatan.

“Kami juga meminta agar irigasi Batang Anai II yang ada di kota Pariaman ini dapat segera diserahterimakan, dan nantinya kita juga akan berdayakan untuk kegiatan lainya, se­perti bersepeda melawati jalan setapak yang dilalui di kiri kanan saluran irigasi ini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BWS Sumatera V Padang, Ditjen SDA, Kementerian PUPR, Dian Kamila mengatakan bahwa pihaknya pa­da dasarnya menerima semua usulan yang diajukan oleh pemerintah dae­rah, dalam rangka memanfaatkan pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai.

“Kita menerima semua usulan yang disampaikan daerah, tapi nantinya akan kita bahas dengan tim yang ada, serta menyesuaikan dengan skala prioritas, karena anggaran kita pun mengalami recofusing, a­pa­bila sudah sesuai dengan aturan yang ada, kita akan menunggu persetujuan dari pengambil keputusan di pusat,” tukasnya.

Dian Kamila dan jaja­ranya, bersama dengan Wako Pariaman, Genius Umar, juga berkesempatan meninjau saluran irigasi batang anai II, sekaligus turut menanam pohon pe­paya di sepanjang jalan setapak irigasi di Desa Marabau ini. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top