Menu

Wawako Paya­kumbuh Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur

  Dibaca : 125 kali
Wawako Paya­kumbuh Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur
MANFAATKAN LAHAN TIDUR— Wawako Erwin Yunaz mendukung kegiatan masyarakat yang manfaatkan lahan tidur untuk menopang bahan pangan keluarga.

POLIKO, METRO–Wakil Wali Kota Paya­kumbuh Erwin Yunaz dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Harapan me­lak­sanakan cocok tanam bersama dengan meman­faatkan lahan kosong di Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Kamis (8/7).

Wawako Erwin Yunaz mengatakan peman­faatan pekarangan yang dilaku­kan oleh KWT Tunas Ha­rapan tentu saja dapat menopang konsumsi ke­luarga masing-masing yang dapat memenuhi gizi ke­luarga, bahkan bisa dijual yang dapat me­ningkatkan ekonomi ke­luarga.

“Mari kita dukung ibu-ibu ini dan seluruh masya­rakat untuk meman­faat­kan pekarangan masing-masing, karena daerah kita sangat cocok untuk budidaya pertanian,” kata Wawako Erwin Yunaz ke­pada media.

Lebih lanjut Wawako menjelaskan tujuan pe­manfaatan lahan tidur ini adalah untuk me­ning­kat­kan ketersediaan, akse­sibilitas, dan pemanfaatan pangan rumah tangga sehingga sehat, aktif, dan produktif, apalagi disaat pandemi Covid-19 ini.

“Seperti kita ketahui, disaat pandemi Covid-19 ini dimana semua ke­gia­tan dibatasi, kita harus mampu melihat peluang. Jangan sampai ekonomi keluarga ikut-ikutan di­batasi,” jelasnya

“Makanya seperti ibu-ibu KWT ini, mengambil langkah positif dengan memanfaatkan lahan yang menganggur dan terus ditanami. Selain itu kita juga bisa melakukan fami­ly farming dengan me­manfaatkan lahan peka­rangan. Intinya, manfaat­kan semua yang bisa di­manfaatkan,” tukuknya.

Sementara itu Ilham Masni yang merupakan penyuluh BPP Kecamatan Payakumbuh Selatan me­ngatakan, anggota KWT Tunas Harapan ini be­rinisiatif memaksimalkan lahan pekarangan yang ada untuk melakukan bu­didaya tanaman horti­kultura dan tanaman obat.

Dalam pola budi­da­yanya KWT yang berdiri sejak 2008 dan berang­gotakan sebanyak 28 orang tersebut mengacu pada budidaya ramah ling­kungan dengan peman­faatan aneka bahan alami mulai dari persemaian hingga proses peme­li­haraan.

Saat ini, aneka sayu­ran seperti bayam, kan­g­kung, seledri, selada keri­ting, bawang daun, pak­coy, dan lobak yang se­cara kontinue dibudid­a­yakan dengan meman­faatkan lahan demplot dan lahan pekarangan para anggota KWT.

“Sebelumnya KWT ju­ga telah melakukan panen jahe dan hasil penjua­lannya kita masukkan ke­dalam kas, dan anggota kelompok yang ingin me­man­faatkan kas juga bisa untuk pengembangan pe­manfaatan lahan agar pen­dapatan keluarga ang­gota meningkat,” ucap­nya.

Sebagai penyuluh Il­ham mengatakan telah melakukan pendam­pi­ng­an rutin ke KWT di Paya­kumbuh Selatan dan me­lakukan sharing teknologi terbaru tentang pertanian yang dapat diterapkan dan mencoba memberikan so­lusi atas permasalahan yang ada.

“Selain itu kami juga membagikan bibit sayu­ran secara gratis, dengan harapan selama pandemi Covid-19 ini setiap ang­gota KWT mampu me­ning­katkan ekonomi kelua­rganya,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional