Close

Wawako Hadiri Pelantikan HMI Solok 2022 – 2023, HMI Tempat Berinovasi dan Berkreativitas

PELANTIKAN— Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra menghadiri pelantikan Pengurus Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Solok Periode 2022 - 2023.

SOLOK, METRO–Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra menghadiri Pelantikan Pe­ngurus Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Solok Periode 2022 – 2023. Dalam sambutannya, Wawako Rama­dhani menyampaikan, bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan memerlukan perjuangan yang keras dan fokus. HMI adalah satu media untuk meraih sukses itu. Bahkan, di HMI ini telah melahirkan banyak orang-orang sukses di berbagai bidang profesi.

“Semoga HMI dapat te­tap melahirkan Kader-kader Umat dan bangsa di masa akan mendatang, selamat berjuang adek-adek semuanya semoga dita­ngan pengurus yang baru ini HMI akan menjadi lebih baik,” ujar Ramadhani, kemarin.  Ramadhani me­nyampaikan, bahwa HMI a­dalah tempat belajar dan sebagai presidium beliau me­nyampaikan harapan semoga bersama-sama da­pat berkolaborasi bersama. Berinovasi dan berkreativitas sangat diperlukan.

Dikatakan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan organisasi mahasiswa yang dihimpun mahasiswa yang beragama islam. HMI didirikan mahasiswa di Yogyakarta dengan latar belakang yang berbeda, tetapi dengan perbedaan itulah dapat mengetahui ciri khusus dari orga­nisasi tersebut.

HMI merupakan suatu organisasi yang bernafaskan Islam dan bersifat independen atau bebas dan merdeka tidak tergantung dan memihak dengan ke­lompok atau golongan tertentu. HMI telah berdiri 5 Februari 1947 dan sampai sekarang organisasi ini ma­sih berkiprah dan terus berkembang ke berbagsi Universitas yang di mana suatu Universitas tersebut terdapat mahasiswa Islam  maka di Universitas tersebut terdapat organisasi HMI ini, organisasi ini sa­ngatlah luas seiring dengan banyaknya Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Indonesia.

Organisasi ini merupakan suatu organisasi peng­kaderan yang tujuannya.  Terbinanya insan akademis, pensil pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab a­tas terwujudnya masya­rakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

Seiring dengan berjalannya waktu dimulai sebelum terbentuknya HMI sampai era reformasi sekarang, HMI telah melewati banyak fase atau tahap dalam per­kembangannya, sehingga kini HMI tetap dan terus menjalankan syariat orga­nisasinya yang nasionalis dan tetap bernuansa Islam. Sehingga kader-kader HMI sekarang menjadi seorang muslim yang nasionalis, berintelektual yang sekaligus menjunjung tinggi asas-asas keIslaman di Indonesia agar membuat negara ini bangkit dan terus maju dalam pembangunan baik dalam segala aspek mana­pun.

Untuk menunjukkan kepada negara luar khusus­nya negara non-muslim bahwa Indonesia sebagai negara dengan umat muslim terbanyak di dunia bisa membuat rakyat dan negaranya maju dalam segala bidang dan tetap menjunjung tinggi asas-asas keislaman. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top