Menu

Waspada Pencurian Ternak Jelang Idul Adha

  Dibaca : 160 kali
Waspada Pencurian Ternak Jelang Idul Adha
CURI TERNAK— Usai ditangkap, Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan menyaksikan pelaku memperagakan cara mencuri ternak warga yang marak menjelang Hari Raya Idul Adha.

AGAM, METRO
Menjelang Idul Adha sangat rawan terjadi pen­curian ternak (Peter). Karena itu, setiap penjual atau pemilik hewan kurban, harus memastikan hewan ternaknya dalam kondisi aman. Selasa (21/7) kemarin, sekira pukul 05.30 WIB, pencurian ternak terjadi di Padang Ambacang, Jorong v Sungai Jariang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung.

Beruntung aksi pencurian itu cepat ketahuan, belum sempat menikmati hasil usahanya, dua pelaku yang diketahui bernisial AZ (35), warga Batu Hampar, Jorong Batu Hampar, Kenagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam  dan FA (36), warga Batu Bancah Jorong Pasar Durian, Kenagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, ditangkap polisi saat hendak menaikan sapi hasil curianya ke dalam mobil yang sudah disiapkan.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Fahrel Haris, Selasa (21/7) mengatakan, sapi tersebut dicuri pelaku langsung dari dalam kandang sapi milik Eri di Padang Ambacang.

Dijelaskannya, penangkapan kedua pelaku pencuri ternak itu, berawal dari patroli rutin yang di laksanakan jajaran Opsnal Reskrim Polres Agam untuk mengantisipasi tidak kriminal memasuki Hari raya Qurban.

Kemudian, berkaca dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana ketika hendak memasuki Hari Raya Haji, i memang tidak pidana pencurian ternak sering terjadi. “Makanya patroli malam kami tingkatkan ,” ungkapnya.

Saat itu, lanjutnya, menjelang subuh hari, jajaran Buser mencurigai sebuah mobil Avanza BA 1360 OW warna abu – abu metalik yang mondar-mandir di daerah Padang Ambacang, Jorong V Sungai Jariang.

“Setelah mengamati lebih dalam keberadaan mobil Avanza itu tidak lama, kita mendapatkan informasi dari masyarakat ada warga yang kehilangan sapi,” kata Kapolres.

Mendengar hal tersebut, Buser terus mengintai Mobil Avanza itu tidak berapa lama kemudian kedua pelaku terlihat sedang membawa seekor sapi ke arah Mobil yang dicurigai tersebut.

“ Anggota langsung mengamankan mereka berdua. Setelah diintrogasi keduanya tidak bisa menujukan bukti kepemilikan sapi yang ia bawa. Namun pelaku saat itu masih tetap berkilah bahwa sapi itu miliknya,” jelasnya.

Kemudian, pihak kepolisian mengimbau warga sekitar, untuk memastikan hewan ternak tersebut. Setelah mendapat keterangan dari warga sekitar, ternyata sapi yang di bawa kedua pelaku adalah hasil curian yang diambil dari kadang ternak milik seorang warga bernama Eri.

Kedua pelaku langsung diamakan ke Mako Polres bersamabarang bukti satu ekor sapi jantan dengan bulu berwarna coklat umur sekira 2 dua tahun, tali plastik sepanjang 10 meter, terpal plastik warna hitam 2×3 meter, satu unit mobil avanza dengan nomor polisi BA 1360 OW warna abu – abu metalik beserta kunci kontak dan STNK.

Pelaku mengaku, dalam menjalankan aksi tersebut, mereka ada 3 orang. “Duanya orang sudah kita amankan dan satu lagi kabur saat ini menjadi DPO,’ terang Kapolres.

Tugas masing masing tiga pelaku itu, FA bertugas merental mobil Avanza dan menyediakan terpal plastic, AZ bertugas sebagai driver (sopir) dan memantau situasi pada saat beroperasi, sedangkan yang masih DPO, bertugas memantau lokasi dan sapi yang akan jadi sasaran.

Saat ini, kedua tersangka yang diamankan disangkakan pasal 363 ayat (1) ke 1, ke 3, ke 4, KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional