Close

Waspada, BMKG sebut Potensi Gempa Magnitudo 8,9 dan Tsunami di wilayah Sumbar

KEPALA BMKG Padang Panjang, Suaidi Ahadi me­nga­takan potensi tsunami terjadi setelah 10 – 20 menit gempa terjadi. Potensi gempa besar bisa saja terjadi dengan kekuatan 8,9 magnitudo disertai tsunami di wilayah Sumbar.

“Khusus untuk gempa bumi yang melanda Cianjur beberapa hari lalu, tak ada kaitannya dengan me­gah­trust Mentawai,” pa­par­nya.

Ia mengatakan, sumber gempa yang terjadi berasal dari zona subduksi, zona Mentawai dan zona pegunungan tengah Su­matera diantaranya Sianok, Suliki. “Waktunya kita tidak bisa pastikan. Jika terjadi, tinggi tsunami sesuai penelitian 10 – 12 me­ter,” ujarnya, Kamis (24/11).

Sementara, Kalaksa BPBD Kota Padang, Endrizal membenarkan hal itu serta mengajak warga Pa­dang, untuk tidak panik me­nyi­kapinya dan tetap be­r­serah diri pada Allah SWT.

Ia menambahkan, ma­sya­rakat yang beraktivitas di mana saja agar tetap tenang jika gempa terjadi serta lakukan koordinasi dengan semua pihak. “Jangan panik dan selamatkan diri masing masing. Yang utama jangan terpancing isu yang tak bertanggungjawab,” kata mantan Kepala Dinas Pasar Kota Padang ini.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan warga jika mendengar gempa berpotensi tsunami bergerak ke lokasi ketinggian dari air dan ikuti arahan Pemko Padang. “Manfaatkan bangunan tinggi. Jangan berkendaraan,” imbaunya.

Ia mengatakan, BPBD Padang terus edukasi warga soal mitigasi bencana di semua pihak dengan melibatkan seluruh lapisan warga. “Program Padang Tangguh terus berjalan dan menyentuh 104 kelurahan di Kota Padang,” pungkasnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top