Menu

Warga Tepian Danau Maninjau Mambantai

  Dibaca : 1273 kali
Warga Tepian Danau Maninjau Mambantai
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
Pemotongan hewan kurban di tepian Danau Maninjau -- istimewa

Warga Jorong Gasang, Kenagarian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menggelar pemotongan hewan kurban, Kamis (24/09/2015) di tepian Danau Maninjau.

AGAM , METRO–Takbir berkumandang di tepi Danau Maninjau, Kenagarian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (24/9) kemarin. Ratusan umat Islam memperingati Hari Raya Idul Adha 1436 H dengan menggelar pemotongan hewan kurban. Tepatnya di sebelah Hotel Pasir Panjang Permai, Jorong Gasang.

Digelar sekitar pukul 09.15 WIB setelah melaksanakan shalat ied berjamaah, warga tepian danau ini langsung melekatkan ladiang (parang) di leher sapi yang jumlahnya delapan ekor tersebut. Salah satu panitia kurban menyebutkan, jumlah hewan kurban tahun ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. “Tahun lalu, yang  dikurbankan mencapai 12 ekor sapi,” ujar Sutan Pangeran, Ketua Panitia Kurban.

Menurutnya, selain harga sapi yang mulai naik, di lokasi biasanya hanya fokus pada satu tempat. Namun dalam dua tahun belakang terbagi jadi dua tempat pemotongan, yaitu di Panurunan, dan satu lagi di Pasir Panjang. “Karena di sana baru berdiri sebuah Mushala,” tambahnya.

Dia mengatakan, jumlah kupon yang disediakan panitia sebesar 360, tapi setelah dikumpulkan semua daging yang sudah dibungkus dalam plastik berisi 1 kg daging padat dan tulang ini terdapat 591 bungkus.

“Karena itu kami juga membagikan ke panitia, guru MDA, garin masjid, petugas kebersihan, yang punya lokasi pembantaian dan ditambah dengan warga yang turut serta dalam proses kurban,” sebutnya.

Tak ayal, sebutnyam acungan jempol, kata yang pantas diperuntukkan untuk warga Jorong Gasang. “Di sini, suasana kebersamaan sangat tampak dalam proses pembantaian. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa saling berbagi pekerjaan,” katanya. (i)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional