Menu

Warga Tanjung Raya Tolak Pengurangan KJA

  Dibaca : 378 kali
Warga Tanjung Raya Tolak Pengurangan KJA

AGAM, METRO–Ratusan masyarakat Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melakukan penolakan terhadap rencana pemerintah yang akan menata ulang serta mengurangi jumlah keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau.

Penolakan itu disampaikan sejumlah pengusaha atau petani KJA saat kegiatan Focus Group Discussion bersama Pemprov Sumbar dan Pemkab Agam di Kantor Camat Tanjung Raya, Senin (14/6).

Mereka menyampaikan aspirasi melalui spanduk yang dipasang di pagar kantor camat yang bertuliskan ‘Kami Menolak Pengurangan KJA di Danau Maninjau’ dan ‘Dengan KJA Kami Bisa Ciptakan La­pangan Kerja’.

Salah seorang pengusaha KJA di Danau Maninjau, Dodi Saputra mengaku, keberatan atas rencana pemerintah yang akan menertibkan dan mengurangi KJA. Ia menyebutkan, jika KJA dihapus atau dikurangi hal ini dinilai kuat akan membunuh perekonomian masya­rakat salingka Da­nau Maninjau. “Kalau KJA dikurangi, ini akan berdampak buruk terhadap ekonomi masyarakat sekitar. Karena KJA merupakan ‘induak ba­reh’ untuk kehidupan kami,” ujar Dodi

Ia menambahkan, dalam kegiatan pembersihan lingku­ngan danau nanti, diharapkan seluruh KJA di Danau Maninjau tidak diganggu dan di­kurangi. “Silahkan danau ini dibersihkan. Kita dari pengusaha bersama masyarakat juga mendukung upaya pembersihan danau dari pencemaran. Namun, untuk KJA kita sangat berharap jangan sampai dikurangi,” ujar Dodi.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Salingka Danau Maninjau, Herman Tanjung berharap, agar pemerintah tidak melakukan pengurangan atau penghapusan KJA dalam upaya penyelamatan danau. “Kita berharap pemerintah tidak mela­kukan pengurangan KJA, karena jika dilakukan maka akan berefek pada sisi ekonomi masyarakat,” kata Herman.

Diketahui, Pemprov Sumbar bersama Pemkab Agam meng­gelar FGD tentang Mata Pencaharian Alternatif Ma­syarakat Salingka Danau Ma­ninjau di aula kantor Camat Tanjung Raya, Senin. Kegiatan ini dihadiri pengusaha dan petani KJA, Walinagari dan tokoh masya­rakat dam unsur lainnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional