Menu

Warga Tanjuang Berok Keluhkan Kontainer Sampah

  Dibaca : 785 kali
Warga Tanjuang Berok Keluhkan Kontainer Sampah
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.
pak wali di smk 3 padang - web

Saat mengunjungi beberapa lokasi di Kota Padang, Jumat (09/10/2015), Wali Kota Mahyeldi cukup kecewa melihat ada tong sampah yang rusak di samping halte Trans Padang, di depan SMK 3 Padang.

KURAOPAGANG, METRO– Dalam kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Ansharullah Tanjuang Berok Kelurahan Kuraopagang, Kecamatan Nanggalo Jumat (9/10), Wali Kota Mahyeldi Dt Marajo menampung beberapa aspirasi yang disampaikan warga.

Seperti disampaikan Ketua RT 05 RW III, Syahril (58). Ia menyampaikan, permasalahan yang dihadapi hampir seluruh warga di sini, yaitu masalah belum keluarnya sertifikat tanah beberapa warga. Padahal, tanah ini telah dihuni warga sejak tahun 1980-an dan hingga saat ini belum juga diterbitkan sertifikatnya oleh BPN.

”Tanah warga di sini, merupakan tanah pembagian sewaktu peralihan kawasan Kabupaten Padangpariaman dengan Kota Padang. Kita pun telah memilikinya cukup lama, namun kita belum menerima sertifikatnya dan PBB nya selalu kita bayarkan. Jadi, kami sangat memohon sekali setidaknya ada jalan keluarnya dari pihak pemerintah, bagaimana sertifikat tanah kami ini bisa keluar,” imbuh Syahril.

Syahril melanjutkan, mewakili warga ia mengatakan apresiasi kepada Pemko Padang yang cukup banyak memberikan kemajuan bagi Kota Padang hingga saat ini.

”Program-program pemerintah sangat tampak bagi saya. Seperti halnya program betonisasi, bedah rumah, pendidikan gratis, hasil UMKM dan masih banyak lagi. Kita sama-sama berharap, semoga upaya pemerintah untuk kesejahteraan warga terus berlanjut,” ujarnya.

Setelah itu, Iskandar (52) tokoh masyarakat juga menyampaikan, mengenai penerapan Perda No 21 tahun 2012, di Tanjuang Berok telah terbentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di setiap RT.

“Namun, masalah kita saat ini yaitu, belum memiliki Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Jadi, kami sangat memerlukan minimal satu unit kontainer. Sehingga, sampah-sampah dari rumah tangga tidak menumpuk dan ada tempat pembuangannya,” sahut Iskandar.

Sementara itu, wali kota menjawab, untuk LPS ia berterima kasih khususnya kepada warga RT 05 RW III Tanjuang Berok. Sebab, di kawasan ini sudah terorganisirnya LPS meskipun ada kendala seperti penyediaan TPS.
”Untuk TPS ini, kita akan mengusahakan seperti mencari lahan kosong untuk dijadikan TPS. Di samping itu, untuk penyediaan kontainer, semoga tersedia pada APBD 2016,” sebutnya.

Kemudian, terkait masalah sertifikat tanah, menurut wako, agar warga menunjuk satu perwakilan dalam pengurusannya. Sebab, dalam mengurus ini dengan satu perwakilan bisa dengan mudah dan tidak terpecah-pecah. ”Untuk berkasnya dikumpulkan lalu dibuat satu kelompok. Lalu, kelengkapan berkas harus diperhatikan dan semuanya harus diketahui lurah dan camat. Seperti, surat penguasaan tanah, surat ukur dan sebagainya,” jelas wako.

Di akhir kegiatan, walikota juga menyerahkan bantuan hibah untuk Masjid Ansharullah sebesar Rp Juta dan sekaligus pembagian Kartu Indonesia Sehat bagi warga yang kurang mampu. (da)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional