Menu

Warga Solok Keluhkan Air Bersih hingga Gaji Guru Mengaji ke Nasrul Abit

  Dibaca : 106 kali
Warga Solok Keluhkan Air Bersih hingga Gaji Guru Mengaji ke Nasrul Abit
SILATURAHMI— Calon Gubernur nomor urut 2 dari Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra Nasrul Abit, bersilaturahmi dengan Masyarakat Nagari Kotosani Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok, Minggu (29/11).

SOLOK, METRO
Calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, menyerap aspirasi warga Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Minggu (29/11). Pada kesempatan itu, Nur, warga setempat, menyampaikan tidak tersedianya air bersih bagi warga di kenagarian itu, padahal saluran air sudah terpasang.

“Air bersih di sini belum tersedia, Pak. Saluran sudah ada, tapi air belum mengalir,” kata Nur kepada Nasrul Abit.

Sementara itu, Ajisman, warga lain, berharap Nasrul Abit memperhatikan nasib imam masjid, garin, dan guru mengaji. “Kami berharap ada perhatian pemerintah untuk pejuang agama seperti mereka. Merekalah yang seharusnya diperhatikan,” ucapnya.

Untuk menjawab pertanyaan itu, Nasrul Abit mengatakan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah wajib menyediakan air bersih.

“Saya akan turunkan tim untuk menelusuri apa persoalan yang mengakibatkan air belum mengalir. Ini masuk dalam visi misi kami unggul infrastruktur strategis. Kami akan bangun embung/waduk untuk menjaga lingkungan pasokan air untuk pertanian dan masyarakat,” tuturnya.

Nasrul Abit juga akan mengalokasikan gaji guru mengaji, garin, dan imam masjid. Ia akan memberikan bantuan kepada pesantren, MDA, dan TPA. “Bidang keagamaan ini juga masuk dalam prioritas kami. Tentunya koordinasi dengan Kementerian Agama harus dijalin sebab bidang agama di bawah kewenangan mereka. Saya yakin mereka setuju karena kita akan memberi bantuan,” ucap Wakil Gubernur Sumbar yang sedang cuti pilkada itu.

IC Berbalas Pantun dengan Warga Pasbar
Calon Wakil Gubernur Sumatra Barat, Indra Catri Datuak Malako Nan Putiah, dikenal mahir berpetatah-petitih adat Minangkabau, termasuk berpantun. Ketika melakukan safari politik ke Kecamatan Talu, Pasaman Barat, ia berpantun, kemudian dibalas oleh warga.

“Ka pasa kito ka pasa, ka pasa mambali lado, bakisa kito bakisa, tanggal 9 piliah nomor duo,” kata Indra Catri berpantun.

Pantun tersebut langsung dibalas oleh Efriyeni, warga setempat, yang disambut tepuk tangan meriah warga Talu yang hadir di lokasi itu.

“Pai manembak ka Mudiak Tolu, dapek ikan si kulari, dek lah mamak datang kamari, tanggal 9 kami piliah Indra Catri,” katanya membalas pantun Indra Catri.

Bagi Indra Catri, Pasaman dan Pasaman Barat tak asing lagi karena ia menghabiskan masa kecil hingga remajanya di daerah tersebut. Oleh sebab itu, kepulangannya ke Pasaman dan Pasaman Barat selalu dinanti masyarakat kedua kabupaten itu. “Di sini juga kampung halaman saya. Hari ini saya hanya babarito, mengabarkan bahwa saya maju sebagai calon wakil gubernur,” ucapnya.

Indra Catri memohon dukungan dan doa masyarakat agar jalannya dalam Pilkada Sumbar kali ini dimudahkan. Ia berjanji mewujudkan Sumbar Unggul melalui program prioritas yang sudah ia rancang bersama Nasrul Abit. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional