Menu

Warga Sijunjung Khawatir ada Luapan Susulan

  Dibaca : 1127 kali
Warga Sijunjung Khawatir ada Luapan Susulan
SERAHKAN BANSOS— Kapolres AKBP Junaidi Nur, SIK didampingi Iptu Elfi Heri SH MH menyerahkan bansos paket sembako kepada masyarakat tidak mampu.
????????????????????????????????????

Akibat meluapnya air di batang Palangki, Nagari Paku Anau, Kecamatan Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung sejak sore hingga malam hari, enam unit rumah di daerah tersebut terendam hampir dua meter. Namun, hingga Sabtu (9/1) kemarin, enam rumah tersebut masih dalam kondisi terendam tapi airnya sudah menyusut.

SIJUNJUNG, METRO–Akibat meluapnya air di Batang Palangki, Nagari Paku Anau, Kecamatan Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung sejak sore hingga malam hari, sebanyak enam unit rumah warga yang terletak dilekukan jalan di daerah tersebut terendam hampir dua meter. Namun, hingga Sabtu (9/1) kemarin, enam rumah tersebut masih dalam kondisi terendam tapi airnya sudah menyusut.

Informasi yang dihimpun, genangan yang berawal pada Kamis (7/1) malam tersebut sempat membuat aktifitas warga lumpuh. Dalam kejadian tersebut, sekitar enam unit rumah warga digenangi air setinggi dua meter. Dari enam rumah, ada sebuah rumah dan empat kamar kos-kosan yang terendam paling parah, sehingga warga harus memindahkan seluruh barang-barang dan mengungsi di salah satu rumah warga yang tidak terkena banjir.

Warga sekitar tidak menduga kalau luapan air tersebut akan berdampak hingga separah ini, karena jarak rumah warga dari sungai tersebut sekitar 70 meter. Padahal, sebelum air meluap siang harinya di Muaro Sijunjung sendiri tidak dituruni hujan. Makanya, saat ini warga yang ada di sekitar lokasi luapan air itu bersiaga agar tidak terkena luapan susulan.

Menurut keterangan warga setempat, Ujang (45), batang air Palangki tersebut mengalirkan air dari daerah Kabupaten Solok dan sekitarnya. “Siang harinya, air memang sedikit meluap dari sungai dan sore hari luapan air sudah menggenangi jalan diatas lutut orang dewasa serta membuat kendaraan tidak bisa lagi melintasi jalan tersebut,” ucapnya.

Tidak sampai disana, air terus meningkat hingga malam harinya mencapai ketinggian hampir dua meter serta merendam rumah yang ada di sekitar lekukan tersebut. Sebagian warga berhasil menyelamatkan barang-barang mereka dari jangkauan air, akan tetapi juga ada warga yang tidak sempat lagi menyelamatkan barang-barang dikarenakan air yang naik mulai cepat.

“Kami tidak menyangka kalau air akan setinggi ini, saya sadar setelah anak-anak kos memberi tahu kalau air sudah mulai memasuki kedai dan mereka segera menolong untuk mengeluarkan barang-barang ke tempat yang lebih aman. Air pun naik dengan cepat sehingga tidak semua barang-barang yang bisa diselamatkan dari jangkauan air,” kata Eva (37), warga lain dengan nada pasrah.

Menurut warga, air lebih dulu menggenangi rumah yang di seberang jalan di dekat lekukan tersebut, baru setelah itu menyebar ke rumah yang lain. “Kami membantu tetangga sekitar untuk memindahkan barang, akan tetapi tanpa disadari kamar kosan kami juga sudah digenangi air sekitar 20 centimeter dan akibatnya banyak barang-barang yang terkena air,” tutur Femi (25).

Hingga malam harinya, air perlahan terus meningkat, salah seorang warga pun meminta bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung untuk mengirim perahu karet ke tempat kejadian dikarenakan banyak warga yang terjebak karena air sudah tinggi.

Ditambahkan lagi oleh Umi (57) warga setempat, dia menyebut bahwa pada tahun 1995 kejadian serupa juga pernah terjadi, bahkan lebih parah dari ini. Ketinggian air mencapai tiga meter dan banyak rumah warga yang terendam. “Dulu yo pernah lo ado kejadian bantuak ko, tapi lah lamo, bahkan labiah parah dari yang kini ko, mungkin karano adp hujan serentak di daerah-daerah lain, jadi gadang aia kamari,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, warga di sekitar lokasi berjaga-jaga hingga subuh hari, karena mereka khawatir kalau air bertambah naik ke rumah mereka.
Hingga Sabtu pagi, air masih ada tapi sudah menyusut dan jalan pun sudah bisa dilewati kembali. Terlihat warga sekitar sedang membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa air banjir semalam. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional