Menu

Warga Pondok Resah, Truk Bermuatan Berat Lewat Tiap Hari

  Dibaca : 328 kali
Warga Pondok Resah, Truk Bermuatan Berat Lewat Tiap Hari
Truk-truk bermuatan besar mengangkut kontainer saat ini makin bebas lalu lalang di kawasan Pondok.

AR HAKIM, METRO–Truk-truk  besar pengangkut barang kini mulai berkeliaran bebas di kawasan Pondok. Warga  pun resah dengan kondisi tersebut. Namun tak ada tindakan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang.

”Kami resah. Truk besar besar lewat depan rumah dan kedai kami. Biasanya tak seperti itu. Sekarang malah dibebaskan saja. Kemana petugas Dishub. Kok dibiarkan saja,” sebut Awin (49), salah seorang warga Pondok, kepada POSMETRO, Kamis (20/5).

Truk-truk tersebut tak hanya membahayakan pengendara lain karena kondisi jalan yang sempit dan satu jalur, tapi juga menyebabkan kemacetan. Sehingga antrean panjang kerap terjadi.

Selain itu, karena bermuatan  berat, kondisi jalan gampang hancur dan berdebu. ”Dulu ada truk-truk langsir barang, tak terlalu banyak. Ukurannya jug kecil-kecil. Sekarang, tronton pengangkut kontainer pun sering lewat di depan kami,” tandas Jon (50), warga lainnya.

Ia berharap ada sikap tegas dari Dishub Kota Padang untuk menertibkan truk-truk tersebut. Sehingga melewati rute lain. Karena kawasam Pondok adalah kawasan pusat kota.

Kepala Dinas perhubungan Kota Padang, Dian Fakri melalui Kabid Angkutan Jovi Satrios mengatakan, truk-truk barang itu memang diizinkan lewat di kawasan Pondok. Namun, harus mematuhi rambu-rambu yang ada. Proses bongkar barang juga tak mengganggu lalu lintas.

Ramainya truk lewat di sana, menurut Jovi, karena memang kawasan Pondok, Pasa Gadang serta Pasa Mudik merupakan kawasan pergudangan. Jadi semua truk-truk dari luar kota yang membawa berbagai barang kebutuhan pokok masyarakat lewat di jalan tersebut.

”Memang disana lewatnya, karena mereka mengangkut berbagai kebutuhan pokok,” jelas Jovi.

Saat ini, kata dia selain langsung ke Pondok dan Pasa Gadang, sebagian besar truk-truk tersebut juga bongkar di terminal barang Koto Lalang. Dari terminal itu, barang diangkut dengan moda yang lebih kecil ke pusat kota. Namun kondisi terminal Koto Lalang saat ini selalu penuh, sehingga truk yang tak bisa bongkar di terminal, langsung ke gudang-gudang di kawasan Pondok. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional