Menu

Warga Pasa Gadang Keluhkan Drainase yang Tersumbat

  Dibaca : 178 kali
Warga Pasa Gadang Keluhkan Drainase yang Tersumbat
GORO— Warga RT 02 RW 03, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan bergotong royong membersihkan lingkungan, Minggu (27/1).

PASA GADANG, METRO – Warga RT 02 RW 03, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan laksanakan gotong royong bersama membersihkan lingkungan dan saluran drainase. Selain itu, warga juga melakukan pengecoran beberapa meter bahu jalan di depan pos pemuda melalui swadaya warga setempat, Minggu (27/1).

Dalam kegiatan tersebut, terlihat kebersamaan peran serta dari pemuda, ketua RT dan RW. Ketua RW 03, Menyus mengatakan, gotong royong ini memang inisiatif warga dan sengaja dilakukan untuk pembersihan pada aliran drainase yang sudah banyak menumpuk endapan sendimen bahkan ada yang sudah ditutupi tumbuhan liar.

”Ya, memang ada sedikit bahu jalan yang kita lakukan pengecoran, dimana material atau dananya merupakan swadaya masyarakat setempat,” sebutnya.

Selain itu terang Menyus, juga ada salah satu aliran drainase yang sudah ada sejak 2017 lalu hingga saat ini menjadi persoalan di RW 03 ini. Bukan hanya sekedar masalah tersumbatnya, namun yang sangat diresahkan akan berdampak pada warga adalah bisa mengakibatkan terjadinya sarang penyakit seperti demam berdarah, muntaber, akibat adanya pembuangan limbah dari salah satu rumah makan di Palinggam ini.

“Untuk itu, kami dari warga meminta kepada dinas terkait agar bisa membantu melakukan pembersihan dan pengerukan drainase tersebut. Sebab persoalan ini sudah lama sekali. Bahkan persoalan ini juga sudah disampaikan ke lurah Pasa Gadang, pemilik rumah makan, namun belum ada titik terangnya,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu tokoh Helmi Moesim sangat mengapresiasi kegiatan gotong royong yang dilaksanakan warga di RT 02 RW03 Jalan Palinggam ini.

“Saya sangat salut dengan kebersamaan warga yang sangat peduli terhadap lingkungan sendiri. Kebersamaan melahirkan sesuatu yang terbaik dan akan cepatnya tercapainya apa yang di cita-citakan bersama,” ujarnya.

Ia mengakui, bahwa ada saluran drainase yang kondisinya sangat miris sekali yang sudah dipenuhi limbah rumah tangga. Hal ini pastinya akan berdampak pada warga setempat. Tak hanya itu, akibat tidak mengalirnya air, akan bisa menjadi sarang penyakit. Belum lagi ancaman banjir saat hujan turun.

Tapi ungkap Helmi, untuk membenahi drainase ini harus ada partisipasi masyarakat, seperti goro ini. Jadi masyarakat ikut menjaga lingkungannya. Masyarakat bisa membersihkan saluran yang tersumbat itu, khusus yang ringan-ringan saja, sedangkan yang beratnya itu baru urusan Dinas PUPR.

“Mudah-mudahan minggu depan sudah mulai dikerjakan dinas terkait,” harapnya

Sementara itu, Kepala Seksi Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kota Padang, Kasmaizal berjanji dalam waktu dekat segera melakukan pengerukan drainase yang diresahkan warga.

“Kita akan segera menindak lanjuti hal ini. Namun dari pihak RW setempat diminta segera masukkan surat ke kantor dengan tujuan surat kepada Kepala Dinas PUPR disertai lampiran foto – foto drainase atau riol yang akan diperbaiki,” pungkasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional