Menu

Warga Padang: Anehnya Pemko, Shalat Idul Fitri Dilarang, Kenaikan Isa Almasih Tidak

  Dibaca : 2003 kali
Warga Padang: Anehnya Pemko, Shalat Idul Fitri Dilarang, Kenaikan Isa Almasih Tidak
Surat Edaran Pemko Padang Nomor 451.303/Kesra-Pdg/V/201 tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri tahun 1442 H.

PADANG, METRO—Surat Edaran Pemko Padang Nomor 451.303/Kesra-Pdg/V/201 tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri tahun 1442 H menuai kritik dari warga Padang. Pasalnya, pada poin b disampaikan, Shalat Idul Fitri diminta dilaksanakan di rumah masing-masing, artinya tidak boleh di masjid. Pasalnya, Kota Padang per tanggal 9 Mei 2021 masuk ke zona orange. Objek wisata di Kota Padang juga ditutup selama libur Lebaran.

Tokoh masyarakat Batang Arau, Padang Selatan, Alwis Ray tak memermasalahkan surat edaran tersebut yang mengatur warga melalui camat dan lurah se-Kota Padang. Namun, pada tanggal 13 Mei 2021 bertepatan dengan dua hari besar agama, Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih. Tapi kenapa yang dilarang melaksanakan acara hanya umat Islam saja.

“Ini aneh. Setahu saya, saat Kenaikan Isa Almasih umat Krsiten juga pergi kebaktian ke gereja. Sampai hari ini belum ada edaran yang khusus tentang ini. Artinya, ada yang dilarang mengadakan ibadah, sementara yang lain dibiarkan. Seharusnya Pemko Padang meninjau ulang kembali Surat Edaran yang hanya ditandatangani Sekda Padang Amasrul ini,” kata Alwis Ray Selasa (11/5).

Alwis Ray mengaku banyak mendapatkan masukan yang sama dari warga, terkait masalah ini. Dia tidak ingin ada perlakuan berbeda dari Pemko Padang untuk agama yang sama-sama merayakan hari besar. “Masih ada waktu kalau ingin menambahkan surat edaran baru atau mengubah yang sudah ada,” katanya.

Dihubungi wartawan posmetropadang.co.id, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul tak mau menjawabnya. Menurutnya, sebaiknya langsung dihubungi Wali Kota Padang Hendri Septa saja. Meski disampaikan yang tanda tangan Amasrul, dia tetap tak mau bicara. “Sama pak wali saja, jangan saya,” katanya menutup pembicaraan. (hendra)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional