Close

Warga Mengaku Resah, Jalan Utama di Kota Sawahlunto Rusak Parah

PATAHAN—Benginlah kondisi ruas Jalan Sapan yang patahannya tinggi, sehingga pengendara roda dua memilih jalan ke tepi untuk menghindari kecelakaan..

SAWAHLUNTO, METRO–Rusak parah kondisi Jalan Sawah­lunto, mulai dari Lubang Panjang, Pasar Baru Durian, di bawah Pasar Sapan, di bawah kantor Desa Santur, dan di bawah Perumnas Desa Kolok Mudik. Keseluruhan jalan yang rusak parah tersebut berada di sepanjang Jalan Utama Kota Sawahlunto yang masuk dalam wilayah Kecamatan Barangin.

Camat Barangin Subandi Arpan ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut menyebutkan bahwa, jalan yang rusak parah dan banyak patahan berbahaya yang bisa mencelakai pengendara bsik motor maupun roda empat merupakan jalan yang Propinsi Sumatera Barat.  “Memang kondisi jalan ini sudah mengkhawatirkan dan masyarakat pun sudah banyak yang berkeluh kesah terkait kondisi jalan ini,” ujarnya.

Dikatakan, masyarakat Sawahlunto pengguna jalan juga telah sering menyampaikan uneg-unegnya melalui medsos dan langsung dilokasi. Rata-rata mereka kecewa Pemerintah Kota seolah diam saja tidak bertindak atau melakukan apapun, meski jalan ini adalah jalan Propinsi Suma­tera Barat. Namun bisa didesak pengerjaannya ke Propinsi untuk se­gera mungkin.

Sebab kondisi jalan ini sudah bertahun-tahun seperti itu. Pengendara yang juga sebagai warga Sawahlunto banyak yang menyayangkan hal ini, jalan merupakan salah satu penunjang objek wisata apalagi Sawahlunto termasuk dalam Warisan Budaya Dunia UNESCO, namun kondisi jalan utama­nya tidak representatif.

Sementara itu dua anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat asal Kota Sawahlunto, Rico Alviano dan Taufik Syahrial tidak berkomentar dan ha­nya diam ketika dikonfirmasi.

Apalagi ruas jalan di Desa Kolok Mudik yang rusak merupakan jalan menuju ke rumah anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat Rico Alviano. Semakin nampak ketidak pedulian ke­dua anggota DPRD tersebut terhadap masyarakat Sawahlunto sebagai kota asalnya.

Ditelisik kedua anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat asal Kota Sawahlunto sudah menjabat selama 3 (tiga) tahun, namun bentuk perjuangannya terhadap Kota Sawahlunto untuk mendukung Kota Warisan Dunia Unesco dari segi infrastruktur jalan utama masih nihil (nol). Sementara warga Sawahlunto sudah banyak yang resah dan banyak pengendara yang melintas kecelakaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Barat Era Sukma dalam pembicaraan via WhatsApp dengan POSMETRO mengakui bahwa jalan tersebut bernama Guguak Cino Sawahlunto.  “Jalan tersebut akan dikerjakan bulan Agustus 2022 dengan anggaran dana Rp.3 miliar. Jalan tersebut akan dipasang dengan Rigid Beton,” pung­kasnya. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top