Menu

Warga Keluhkan Jembatan Nagari Tanjung Betung, Licin, Pick-up Terpeleset Masuk Banda

  Dibaca : 105 kali
Warga Keluhkan Jembatan Nagari Tanjung Betung, Licin, Pick-up Terpeleset Masuk Banda
TERPELESET--Pick Up terpeleset saat melewati jembatan penghubung antara Nagari yang terletak di Muara Gondang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman. Beruntung tidak ada korban jiwa. (amir/posmetro)

PASAMAN, METRO – Jembatan penghubung antara Nagari Tanjung Betung dengan Nagari Persiapan Tanjung Betung Timur, di Kampung Rambahan-Muara Gondang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, dikeluhkan warga.

Akibat jembatan tak pernah di perbaiki dan licin, satu unit mobil Pick Up beberapa waktu lalu saat melewati jembatan tersebut terpeleset dan masuk ke dalam bandar. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Seperti diketahui, jembatan tersebut merupakan penghubung antara Nagari yang terletak di Muara Gondang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman. Kondisi jembatan tersebut kini rusak parah. Agar tetap bisa dilalui kenderaan dan masyarakat, jembatan tersebut dipasang batang kayu dari pohon kelapa sebagai jembatan darurat.

“Rusaknya jembatan itu telah mengganggu aktivitas, karena jembatan tersebut merupakan akses penghubung yang dilalui masyarakat sehari-hari,” kata salah seorang warga Muaragondang, Muis.

Ia mengatakan, selain menghambat jalur transportasi, rusaknya jembatan penghubung yang terletak di wilayah Rambahan-Muaragondang itu dikhawatirkan dapat membahayakan warga yang melintas.

“Sejak rusak dan diganti jembatan darurat, sudah dua kali mobil jenis pikap yang melintas terbalik, rebah kuda ke sawah. Karena itu kita berharap jembatan dapat diperbaiki jangan menunggu sampai ada korban lagi,” katanya.

Camat Rao Selatan, Khairul Insan mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengajukan perbaikan jembatan penghubung antara dua kanagarian itu lewat pelaksanaan forum SOPD dan Musrenbang pada awal tahun 2019.

“Sudah kita usulkan agar segera diperbaiki. Diterima atau tidak, saya belum tahu. Sampai saat ini, saya sebagai Camat belum ada menerima daftar kegiatan 2019 dari Bappeda untuk Kecamatan Rao Selatan apa saja,” katanya.

Sementara disisi lain Wakil Ketua DPRD Pasaman, Haniful Khairi berjanji, akan mendesak Pemkab Pasaman segera memperbaiki jembatan rusak tersebut. Pasalnya, selain menjadi penghubung antar nagari, jembatan itu merupakan akses utama bagi warga mengangkut hasil pertanian.

Ia mengungkapkan rusaknya Jembatan tersebut pada awal 2019 lalu. Ia juga berjanji akan memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut pada anggaran perubahan tahun 2019 ini.(cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional