Menu

Warga Ganting Parak Gadang Gelar Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami

  Dibaca : 584 kali
Warga Ganting Parak Gadang Gelar Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami
SOSIALISASI DAN SIMULASI— Wali Kota Padang, Hendri Septa memberikan sambutan saat soasialisasi dan simulasi evakuasi mandiri terhadap ancaman bencana gempa bumi dan tsunami, Sabtu (12/6) di RW III Kelurahan Ganting Parak Gadang.

PARAK GADANG, METRO–Warga RW III Kelu­rahan Ganting Parak Ga­dang, melakukan sosia­lisasi dan simulasi evakuasi mandiri terhadap anca­man bencana gempa bumi dan tsunami, Sabtu (12/6). Wali Kota Padang, Hendri Septa saat membuka ke­gia­tan itu mengatakan si­mulasi kebencanaan ini bernilai penting meski saat ini masih tengah berkutat dalam penekanan penye­baran Covid-19.

“Meski masih dilanda pandemi Covid-19, warga Kota Padang juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman ben­cana lainnya, seperti gempa bumi dan tsunami. Maka itu atas nama Peme­rintah Kota Padang, saya sangat menyambut baik digelarnya kegiatan kali ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, terkait kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan se­jati­n­ya rutin dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta stakeholder dan elemen terkait lainnya. Namun kegiatan tersebut sempat berkurang bahkan dikatakan terhenti. Hal itu dikarenakan sejak Covid-19 mewabah di berbagai ne­ga­ra di dunia termasuk Indonesia bahkan Kota Pa­dang, fokus penanganan ben­cana lebih mengarah ke virus mematikan ter­sebut.

“Alhamdulillah, sosia­lisasi dan simulasi ini pen­ting bagi kita di Kota Pa­dang. Yaitu bagaimana mengingatkan dan mem­per­siapkan kita kembali tentang ancaman bencana gempa dan tsunami yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Apalagi Padang termasuk daerah rawan dari dua bencana ter­se­but,” sebut Hendri Septa.

Disamping menekan penyebaran Covid-19 kita juga harus mempersiapkan diri menghadapi bencana lainnya. Mitigasi bencana sangat penting dilakukan agar masyarakat tahu dan cerdas serta mampu me­nye­lamatkan diri sewaktu terjadi bencana. Namun kita harus tetap berdoa, semoga Kota Padang ter­hin­dar dari segala macam bencana. Terutama pandemi Covid-19 yang sudah melanda hampir 1,5 tahun.

Ia berharap ke depan kegiatan simulasi keben­canaan tersebut juga dapat diikuti dan dilakukan di tiap kelurahan di seluruh keca­matan di Kota Padang. Ia pun meminta dukungan ca­mat beserta lurah dan didu­kung OPD terkait dan semua elemen masya­ra­kat untuk dapat meng­upa­yakan pelaksanaanya.

“Untuk sosialisasi ke­ben­canaan ini bagi satu ke­lurahan nanti akan me­ngun­dang RT dan RW yang ada. Sehingga setelah me­ngi­kuti sosialisasi keben­ca­naan ini, merekalah yang akan menyampaikan ke warga masyarakatnya. Gem­pa, tsunami dan ben­ca­na lainnya ibarat maut. Tidak diundang tapi bisa saja datang. Maka itu alang­­kah baiknya kita ha­rus terus mempersiapkan diri dan meningkatkan se­gala upaya sehingga tidak terjadi korban jiwa atau pun kerugian lainnya sewaktu terjadinya bencana,” pa­par­nya.

Ketua pelaksana kegia­tan Benny Effendi me­nyam­­­paikan, sosialisasi dan simulasi evakuasi man­­diri terhadap anca­man bencana gempa bumi dan tsunami dilatar bela­kangi dari kemauan dan keinginan warga dan tokoh masyarakat khususnya di lingkungan RW III Ke­lurahan Ganting Parak Ga­dang.

“Kegiatan sosialisasi dan simulasi ini terse­leng­gara awalnya berkat du­kungan swadaya warga. Alham­dulillah juga ikut di­dukung oleh Pemko Padang melalui BPBD, Puskesmas, PMI dan ormas/penggiat kebencanaan lainnya. Kita berharap, kegiatan ini ber­ja­lan dengan baik dan se­suai harapan,” papar Ben­ny.

Untuk kegiatan ter­se­but, panitia pelaksana meng­hadirkan beberapa pemateri yang berkom­peten di bidangnya yang juga selaku penggiat ke­ben­canaan di Sumbar Dian­taranya yakni Ir. Ade Ed­ward, Novitri Yardi dan Kam­ran Agus. “Pemateri akan memberikan sosia­lisasi, ulasan lengkap dan simulasi evakuasi mandiri terkait bencana gempa dan tsu­nami,” pungkasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional