Menu

Warga Butuh Pasokan Air Bersih, BPBD Hanya Miliki 1 Mobil Tangki

  Dibaca : 426 kali
Warga Butuh Pasokan Air Bersih, BPBD Hanya Miliki 1 Mobil Tangki
SALURKAN AIR BERSIH— Kemarau panjang menyebabkan sumur-sumur warga mulai kering. Perumda Air Minum Kota Padang ikut membantu menyalurkan air bersih melalui truk tangki di sejumlah titik-titik rumah warga yang kekurangan air bersih.

ANDURING, METRO
Kemarau yang panjang tak hanya menyebabkan kekeringan, tapi juga suhu yang sangat panas. Warga pun mengeluhkan panasnya suhu pada siang dan malam hari.

“Tidak hanya siang, malam hari juga panas, sumur kering. Debit air sungai mengecil,” keluh Lastri (37), salah seorang warga Kuranji.

Diceritakannya, saat ini, air sumur rumahnya tak lagi berairt. Namun, ia masih beruntung karena masih bisa menumpang di sumur tetangga yang masih berair. Itupun dengan sangat terbatas karena takut air makin menyusut.

Ia berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah sehingga warga yang kesulitan air bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terutama mandi, cuci, kakus (MCK).

“Kalau dapat, mulai sekarang, sudah harus ada bantuan air bersih untuk warga yang kekeringan. Karena air itu sangat dibutuhkan warga,” imbuh Lastri.

Warga lainnya Idar (42), juga berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah. Ia berharap ada tedmond-tedmond air yang diletakkan kembali untuk kemudian diisi air bersih. Sehingga bisa diambil warga. Apalagi bagi warga yang pasokan airnya tidak memakai langganan air dari Perumda.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Sutan Hendra mengakui saat ini memang banyak keluhan kekeringan dari warga. BPBD, kata dia sudah turun sejak seminggu lalu di sejumlah titik di kawasan Kecamatan Padang Selatan.

Namun, kendalanya adalah BPBD hanya memiliki satu unit armada mobil tangki air. Akibatnya, petugas sedikit keteteran untuk memenuhi permintaan air dari warga setiap hari.

“Kami dari BPBD hanya punya satu unit mobil tangki. Sementara, sejak musim kemarau ini, banyak permintaan air bersih dari warga. Ya jelas BPDB gak sanggup mengcover semua,” sebut Sutan Hendra.

Namun meski demikian, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Perumda air Minum Kota Padang atau PMI untuk memasok air bersih kepada warga yang membutuhkan. “Nanti kita koordinasikan lagi. Perumda Air Minum kan ada tedmond tedmond.

Dulu pernah dijejerkan di sepanjang jalan Kuranji itu. Nanti kita coba koordinasikan lagi,” tandasnya.

Selain di Kuranji, di Kecamatan Padang Selatan juga banyak warga mengeluhkan kekurangan air bersih. Seperti diketahui, warga di Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, mengalami kesulitan air bersih sejak musim kemarau ini.

Kondisi tersebut disebabkan karena mata air di perbukitan dan sumur kering akibat musim kemarau yang terjadi beberapa hari terakhir.

Untuk jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak kekeringan di Kelurahan Batang Arau yakni sekitar 500 KK lebih dari jumlah total KK di Kelurahan Batang Arau sebanyak 1.300 KK.

Di kelurahan ini, sejumlah warga terlihat antre di kamar mandi umum taman dan pedestarian Siti Nurbaya, sambil membawa jeriken, ember, dan baskom, untuk mendapatkan air bersih yang baru saja disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

Warga yang mengantre di kamar mandi umum tersebut tidak hanya berasal dari kawasan sekitar tapi juga warga yang tinggal di kawasan perbukitan dimana mereka harus berjalan kaki ke kamar mandi umum sekitar 1 kilometer. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional