Menu

Warga Balai Gadang Digegerkan Penemuan Jasad

  Dibaca : 1371 kali
Warga Balai Gadang Digegerkan Penemuan Jasad
BERKERUMUN— Warga sudah ramai berkerumum di sekitaran penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi meninggal dunia di Perumahan Villa Mega Asri, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Kototangah, Selasa (18/12).

Tubuh Korban sudah mulai Membusuk

PADANG, METRO – Sempat tercium bau busuk, warga di Perumahan Villa Mega Asri, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Kototangah, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan tubuh yang sudah mulai membusuk di dalam rumahnya, Selasa (18/12).

Korban bernama Dedi Harianto (32) yang sehari-hari bekerja sebagai penjual Aki Yuasa ini, ditemukan tergeletak di lantai kamarnya yang berada di lantai II. Wajahnya mulai menghitam. Usai ditemukan, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Sementara itu, polisi dari Polsek Kototangah, Tim Identifikasi Polresta Padang yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) dan memasang garis polisi di depan rumah untuk kepentingan penyelidikan. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

Kapolsek Kototangah, Kompol Joni Dermawan mengatakan, diketahuinya korban meninggal di dalam rumahnya berawal dari kecurigaan warga setempat yang sempat mencium bau busuk. Ditambah lagi korban sejak beberapa hari belakangan tidak keluar dari rumahnya. “Korban saat ditemukan tergeletak di lantai. Bangunannya rumah toko (ruko) dan korban ditemukan di lantai dua. Kondisi jasadnya sudah mulai membusuk. Saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap sebab-sebab kematian korban,” kata Kompol Joni Dermawan.

Kompol Joni Dermawan menjelaskan, saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek, tanpa baju. Terkait sudah berapa lama korban meninggal, pihaknya belum bisa memastikan dan tentunya masih menunggu keterangan dari dokter rumah sakit dengan melakukam visum.

“Di lokasi kita melakukan tindakan kepolisian dengan mengamankan lokasi, olah tkp dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Setelah itu, kita berkoordinasi dengan Tim SAR Padang, dan Tim Identifikasi Polresta Padang,” jelas Kompol Joni.

Kompol Joni mengungkapkan, setelah proses identifikasi selesai dilakukan, jasad korban dimasukkan ke kantong jenazah. Selanjutnya jasad tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Keterangan awal, korban di rumah itu seorang diri dan pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti ataupun pentunjuk lainnya.

“Untuk penyebab kematian korban belum diketahui, dan kita masih mendalami dengan melakukan penyelidikan. Di lokasi kita juga mengumpulkan petunjuk-petunjuk. Sekarang jasad korban sudah di rumah sakit,” pungkas Kompol Joni Darmawan. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional