Close

Warga Ampang Karang Gantiang Keluhkan Jalan Rusak, Syafrial Kani: Tahun ini, Anggaran DED Perbaikan Jalan Diajukan

DENGAR PENDAPAT— Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dalam dengar pendapat bersama warga Lubuk Lintah dan Ampang di Masjid Al Jadid Karang Gantiang, Kamis (3/3) malam, membahas akan dikerjakan pembangunan jalan Ampang Karang Gantiang. Ketua DPRD menyebut, dana untuk DED jalan sudah diajukan tahun ini.

AMPANG, METRO–Pembangunan dan perbaikan jalan Ampang Karang Gantiang, Keca­matan Kuranji yang menghubungkan simpang tiga Lubuk Lintah ke simpang tiga Ampang  bakal memasuki peren­canaan di tahun 2022 ini.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dalam dengar pendapat bersama warga kelurahan Lubuk Lintah dan Kelurahan Ampang di Mas­jid Al Jadid Karang Gantiang, Kamis (3/3) ma­lam.

Syafrial Kani yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Kota Padang ini menjelaskan, bahwa inisiatif mengajukan Detail Engineering Design atau DED (perencanaan) jalan pada tahun ini, murni karena jalan ini adalah jalan alternatif yang kerap dilewati kendaraan sejak lama yang memiliki kepadatan lalu lintasnya cukup banyak.

“ Namun puluhan tahun berlalu, belum ada per­kembangan atau pening­katan status jalan, baik pengaspalan atau pun pelebarannya. Melihat kondisi ini kami sebagai wakil rak­yat gerak cepat menanggapi aspirasi masyarakat Ampang Karang Gantiang khu­susnya,” kata Syafrial Kani.

Dia menjelaskan, jalan Ampang-Lubuk Lintah yang dikenal dengan jalan Karang Gantiang, juga men­jadi salah satu jalan yang paling buruk dari segi status jalannya. “Ini yang menjadi alasan saya mengalokasikan pokok-pokok pikiran saya sebesar Rp100 juta untuk DED atau perencanaan pembangunan ja­lan di tahun 2022 ini,” sebut pria yang begelar Datuak Rajo Jambi itu.

Ia mengharapkan du­ku­ngan warga masyarakat Ampang Karang Gantiang bisa mendukung secara bersama-sama agar jalan ini bisa diwujudkan pembangunan.

“InsyaAllah kalau su­dah selesai DED kita akan anggarkaan dalam tahun 2022 ini, setidaknya paling lambat 2023 akan dikerjakan agar mulus kembali den masyarakat bisa menikmatinya. Sehingga mobilitas menjadi lancar. Tidak ada kesannya lagi jalan di Ampang Karang Gantiang ini terburuk dan banyak warga yang mengeluh. Selain itu masyarakat harus sepakat dan jika mana ada pelebaran kiri dan kanan apabila nanti terpakai ta­nah­nya akan tetapi teknisnya pihak PUPR yang lebih mengetahui,” terang Syafrial Kani.

Sementara, Danu (34), salah seorang warga mengatakan, tidak hanya berlubang, namun sebagian besar jalan terdapat ruas bekas galian pdam atau pun PLN yang membuat jalan tidak mulus.

“Kami berharap sekali perhatian pemerintah agar jalan di Ampang Karang Gantiang diperbaiki. Sudah puluhan tahun jalannya seperti ini,” katanya.

Antusias masyarakat baik di Kelurahan Lubuk Lintah atau Kelurahan Am­pang sangat tinggi, dalam mendukung pembangunan jalan. Sebagian warga berharap ada pelebaran minimal satu meter di kanan dan kiri jalan.

Sementara sebagian lainnya juga berharap, pembangunan jalan juga diiringi dengan pembangunan drainase di tengah jalan, sebagaimana yang dilakukan di Yogyakarta. “Kami berharap tidak hanya diaspal ulang, namun juga diperlebar minimal satu meter ke kanan-kiri jalan. Sehingga nantinya mobil bisa berselisih,” sebut seorang ibu rumah tang­ga yang enggan disebut namanya.

Sementara Ketua RW 8  Kelurahan Ampang, Bu­ya Fahmi mengatakan yang terpenting jalan karang gantiang ini bisa dibangun, serta dibuatkan drainasenya membelah jalan, sebagaimana juga pernah dilakukan di Yogyakarta.

“Jika memang memungkinkan tentu diperlebar ke kanan dan kekiri jalan. Namun jika tidak memungkinkan, yang penting diaspal juga lah jadinya. Data kami tak kurang 116 lubang jalan di jalan Karang Gantiang ini,” tandasnya.

Pada pertemuan warga dan Ketua DPRD Padang tersebut juga dihadiri tiga orang Lurah yakni Lurah Ampang, Lurah Kalumbuk dan Lurah Lubuk Lintah serta Ketua LPM serta perangkat RT/RW. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top