Menu

Warga Agam Jual Sabu Paket Hemat

  Dibaca : 116 kali
Warga Agam Jual Sabu Paket Hemat
JUAL SABU— Pengedar sabu berinsial R (40) ditangkap saat menjual sabu kepada polisi yang menyamar. (ulfa musriadi/posmetro)

BUKITTINGGI, METRO – Tak mengetahui lawannya bertransaksi merupakan polisi, pengedar sabu spesialis paket hemat (pahe) dibekuk Satresnarkoba Polres Bukittinggi di Kelok Ngarai Kampung Sungai Angek, Jorong Sungai Angek, Kenagarian Simarasok Baso, Agam, Sabtu (22/6) sekitar pukul 01:00 WIB.

Dari tangan pengedar sabu berinsial R (40), petugas menemukan sebanyak 33 paket sabu yang dijual dengan harga berpariasi. Mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu setiap paketnya. Saat diamankan, ditemukan di dalam saku celananya kotak kecil yang diduga berisi sabu.

Ditangkapnya pelaku berawal dari penyelidikan yang dilakukan tim Opsnal Satresnarkoba Polres Buklittinggi terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu. Dari hasil penyelidikan, didapatkan informasi kalau pelaku menjual sabu dalam bentuk paket hemat.

Setelah itu, petugas melakukan pengintaian terhadap gerak gerik pelaku sekaligus menjalin komunikasi dengan berpura-pura sebagai pembeli. Petugas memancing pelaku untuk menyediakan sabu agar dipastikan pelaku memiliki dan menjual sabu. Tergiur dengan tawaran petugas pelaku kemudian sepakat untuk bertransaksi.

Ketika lokasi transaksi disepakati, petugas menyebar sambil menyamar dan menunggu di tepi jalan. Tak lama berselang, pelaku datang menemui petugas dan langsung memperlihatkan beberapa paket sabu pesanan. Saat itulah petugas langsung menangkap pelaku yang sempat melawan.

Kasat Narkoba Polres Bukittinggi AKP Pradipta Putra Pratama mengatakan pihaknya sengaja menggunakan teknik undercover buy (pembelian terselubung) untuk memancing pelaku keluar dari persembunyiannya. Saat bertransaksi pelaku langsung ditangkap bersama barang bukti.

“Pelaku mencoba melawan petugas dan sempat adu fisik. Tapi pelaku bisa kita lumpuhkan. Kita lakukan penggeledahan dan disaksikan oleh warga setempat hingga ditemukan bukti 33 paket kecil sabu yang biasa disebut paket hemat,” ungkap AKP Pradipta Putra Pratama.

AKP Pradipta Putra Pratama menambahkan dari hasil pemeriksaan, pelaku dalam menjalankan bisnisnya dengan cara membeli sabu dalam paket besar dan kemudian meraciknya sendiri menjadi paket kecil sehingga lebih mudah dalam menjualnya. Untuk itu, pihaknya akan terus mengembangkan kasus mengungkap siapa yang memasok sabu kepada pelaku.

“Pelaku menjualnya dengan harga murah dan dijual kepada semua kalangan. Saat ini pelaku sudah di amankan untuk dilakukan proses lebih lanjut oleh tim Riksa Sat Narkoba Polres Bukittinggi. Pelaku akan kita jerat pasal 114 Ayat 2, dan pasal 111 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009,” jelasnya. (u)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional