Close

Wapres Ma’ruf: Siswa SMK Paling Terdampak Selama Pandemi Covid-19

Kiai Ma’ruf mengunjungi beberapa sekolah yakni SD Tarakanita 5, SPK SMAK Penabur, dan SMKN 19 Jakarta.

JAKARTA, METRO–Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) paling terdampak buruk dari praktik Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakan Ma’ruf Amin saat meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah di DKI Jakarta, Rabu (8/9).

 Kiai Ma’ruf mengunjungi beberapa sekolah yakni SD Tarakanita 5, SPK SMAK Penabur, dan SMKN 19 Jakarta.

“Pendidikan vokasi paling terdampak pandemi Covid-19, karena peserta didik di SMK tidak dapat mengikuti praktik kerja/magang di perusahaan secara optimal,” kata Ma’ruf.

 Padahal, praktik kerja/magang merupakan faktor yang paling penting bagi pendidikan vokasi dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan ahli di bidangnya. Ma’ruf menambahkan bahwa PJJ membuat siswa tidak dapat menyerap mata pelajaran dengan baik.

Selain itu, PJJ mengakibatkan hubungan guru dan siswa tidak akrab karena tidak pernah bertatap muka, khususnya bagi pelajar di tingkat awal. Oleh karena itu, Ma’ruf meminta sekolah disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan PTM terbatas.

Sebab, pelaksanaan PTM terbatas sangat dipengaruhi oleh situasi pandemi Covid-19 di Ibu Kota.

Menurut Ma’ruf, jika situasi pandemi Covid-19 terus menurun, maka PTM bakal ditingkatkan secara bertahap. Namun, jika kasus Covid-19 kembali meningkat drastis, maka PTM kemungkinan bakal dihentikan.

“Saya berharap sekolah-sekolah yang menyelenggarakan PTM terbatas ini dapat melakukan evaluasi setiap minggunya, terutama mengenai protokol kesehatan dan keamanan dari seluruh warga sekolah,” ujar Ma’ruf. (cr1/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top