Menu

Wanita Tani Ikuti Sosialisasi Echo Green

  Dibaca : 124 kali
Wanita Tani Ikuti Sosialisasi Echo Green
FOTO BERSAMA— Camat Ulakan Tapakis Drs. Ali Amri, MM foto bersama usai kegiatan kemarin.

PDGPARIAMAN, METRO
Mendorong Inisiasi Ekonomi Hijau Oleh Petani Perempuan dan Pemuda dalam Sektor Pertanian Berkelanjutan di Indonesia (ECHO-Green)” merupakan tema dari program bersama yang didanai oleh Uni Eropa. Konsorsium yang terlibat dalam program bersama ini adalah Penabulu sebagai koordinator konsorsium yang bekerjasama dengan lembaga ICCO, Konsil LSM Indonesia dan KpSHK sebagai anggota konsorsium.

Sosialisasi Program Echo Green terhadap wanita tani, petani muda dan wali nagari se Kecamatan Ulakan Tapakis sebanyak 30 orang peserta. Bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi itu, Bapak Misran Lubis selaku Direktur Eksekutif Konsil LSM indonesia dan Camat Ulakan Tapakis Drs. Ali Amri, MM yang sekaligus memmbuka acara.

Usai penanda tanganan berita acara dan surat dukungan program oleh Camat mewakili pemerintah dengan Lusi Anggraini wakil dari Konsil LSM Indonesia yang disaksikan oleh wali nagari. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan dialog secara daring, antara direktur eksekutif Konsil LSM Indonesia dengan para peserta sosialisasi.

Ali Amri Camat Ulakan Tapakis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Konsil LSM Indonesia berserta Tim, yang telah merancang Program yang sangat strategis untuk peningkatan wawasan para petani wanita dan petani muda di kecamatan Ulakan Tapakis.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini, akan tercipta pemahaman dan komitmen bersama para pihak dalam implementasi pelaksanaan program ECHO Green, baik di tingkat Kecamatan maupun di nagari sebagai lokasi pelaksanaan program,” ujarnya mengakhiri.

Lusi Anggraini selaku koordinator lapangan menjelaskan, Program ini akan dilaksanakan dalam periode tiga tahun (1 Januari 2020 – 31 Desember 2022) yang bertujuan mempromosikan inisiatif ekonomi hijau, oleh petani perempuan dan pemuda di sektor pertanian berkelanjutan dan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, keamanan pangan, peluang pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sebagai upaya mendukung pencapaian SDG2, SDG5 dan SDG8 di Indonesia.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan secara daring tersebut, Misran Lubis menjelaskan secara khusus, program ini akan fokus pada upaya untuk meningkatkan kolaborasi antara Organisasi Masyarakat Sipil (CSO), Pemerintah dan sektor swasta.

Katanya, Secara efektif, program ini akan memperkuat keterlibatan petani perempuan dan pemuda dalam  perencanaan tata ruang dan penggunaan lahan dan  meningkatkan pertanian berkelanjutan praktik di tiga kabupaten di Indonesia.

Untuk membangun pemahaman awal para pihak di Kabupaten Padangpariaman, tentang konteks dan program ECHO GREEN. Tahapan implementasi kegiatan dan hasil yang dapat dilanjutkan bersama dalam pelaksanaan program serta dapat menjadi tindak lanjut bersama para pihak pada akhir program. Jelas Direktur Eksekutif Konsil LSM Indonesia ini menutup pembicaraan melalui daring.

Program ECHO Green ini akan mendorong pengembangan kapasitas untuk kelompok tani perempuan dan pemuda di sektor pertanian. Yang akan bekerja di tiga kabupaten/Provinsi, yaitu Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Untuk di wilayah Kabupaten Padangpariaman, fokus lokasi program berada di 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Batang Anai, Lubuk Alung dan Ulakan Tapakis. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional