Close

Wanita Lansia Tewas Ditabrak Truk Indah Cargo di Kabupaten Limapuluh Kota, Sopir Diduga Mengantuk lalu Hantam Rumah, Korban Sempat Terjepit di Kepala Truk

TABRAK RUMAH— Truk Indah Cargo menabrak rumah hingga menewaskan pemilik rumah di Jalan Raya Payakumbuh-Bukittinggi, Pasar Piladang, Kabupaten Limapuluh Kota.

PAYAKUMBUH, METRO–Tragis. Seorang wanita yang sudah lanjut usia (lansia) meregang nyawa akibat truk boks milik perusahaan logistik Indah Cargo menabrak rumahnya di Jalan Raya Payakumbuh-Bukittinggi, Pasar Piladang, Jorong Koto Tangah Batu Hampa, Kecamatan Aka­biluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (24/11) sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat ditabrak, korban yang diketahui bernama Martini (65) tengah duduk di teras rumahnya itu, terjepit di antara truk dan bangunan rumah yang han­cur. Korban pun sem­pat dilarikan oleh warga setempat ke RS Ibnu Sina Kota Payakumbuh, namun korban ternyata sudah meninggal dunia.

Sementara, sopir truk boks bernama Sudirman (40), warga Kelurahan Balai Nan Tuo, Kecamatan Paya­kumbuh Timur itu, lang­sung diamankan oleh Sat­lantas Polres Payakumbuh. Kecelakaan itu pun ber­dampak kemacetan di lo­kasi lantaran ramainya masyarakat yang ingin menyaksikan truk me­nab­rak rumah tersebut.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira menga­takan, kecelakaan yang mengakibatkan satu orang meninggal itu berawal ke­tika truk boks Mitsubishi Colt Diesel dengan pelat nomor BM 9142 JU yang dikemudikan Sudirman, melaju di jalur kiri atau dari arah Payakumbuh menuju Bukit­tinggi dengan ke­ce­patan tinggi.

“Namun, sewaktu me­lintasi di lokasi, sopir truk boks Indah Cargo ini didu­ga mengantuk sehingga hilang kendali. Truk yang dikemudikan Sudirman ini melaju dengan serong ke kiri lalu menabrak korban Martini yang sedang bera­da di teras depan rumah,” kata AKBP Alex kepada wartawan.

Menurut AKBP Alex, korban duduk di teras ru­ma­hnya yang ada di ping­gir jalan sisi jalur kiri yang mana jarak bagunan rumah dengan jalan sekira 2,5 meter. Setelah menab­rak Martini yang merupakan pemilik rumah, truk itu berhenti usai menabrak rumah korban hingga han­cur berserakan.

“Kondisi itu sontak mem­buat masyarakat se­kitar dikejutkan dengan bunyi benturan yang cukup kuat. Sehingga, warga se­kitar berhamburan keluar rumah untuk melihat ke­jadian,” ujar AKBP Alex.

Ditambahkan AKBP Alex, kondisi itu sempat menjadi tontonan pe­ngen­dara maupun warga, se­hingga membuat akses jalan menjadi macet. Tak lama berselang, korban Martini selanjutnya dilari­kan  kerumah sakit Ibnu Sina Kota Payakumbuh untuk mendapatkan perto­longan medis dari luka-luka yang dialaminya, tetapi nyawanya tidak terse­la­matkan.

“Korban sempat ter­jepit di antara reruntuhan rumah dan bodi truk. Sete­lah warga bahu-mem­ba­hu, tubuh kor­ban yang su­dah mengalami luka-luka sangat parah, berhasil dikeluarkan. Ha­nya saja, korban dinya­takan me­ninggal dunia,” kata AKBP Alex.

Ditegaskan AKBP Alex, atas kejadian itu, sopir truk berikut dengan truk yang menghantam rumah warga sudah diamankan olah Unit Gakkum Satlan­tas Polres Payakumbuh untuk ke­pentingan pe­nyidikan.

“Sopir sudah ditetap­kan sebagai tersangka. Tim Satlantas sudah mela­kukan olah TKP dan menga­man­kan barang bukti yakni truk yang dikemudikan oleh tersagka,” tegasnya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top