Menu

Walikota Disuntik Vaksin Sinovac

  Dibaca : 158 kali
Walikota Disuntik Vaksin Sinovac
VAKSIN— Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan melakukan vaksin covid-19 terhadap Walikota Sawahlunto Deri Asta.

SAWAHLUNTO, METRO
Deri Asta orang pertama di suntik  Sinovac vaksin penawar Covid-19 di Kota Sawahlunto. Penyuntikan vaksin ini dilakukan setelah pembukaan pencanangan launching perdana vaksin Covid-19 di Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunt, Rabu (3/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Dengan percaya diri, Deri Asta menjadi penerima vaksin Covid-19 pertama, di Puskesmas Sungai Durian, Kota Sawahlunto.

Suntikan vaksin pertama itu dilanjutkan Ketua DPRD ‘Kota Arang’, Eka Wahyu, yang disusul Sekretaris Daerah Dr dr Ambun Kadri, serta tokoh masyarakat sekaligus Wakil Wali Kota Sawahlunto periode 2013 – 2018 Ismed dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para dokter di RSUD Sawahlunto.

Dalam sambutannya Deri Asta mengatakan, pelaksanaan vaksin ditujukan untuk menekan angka penularan Covid-19, yang juga perintah dari pemerintah pusat. “Jangan ada keraguan bagi masyarakat untuk menerima vaksin tersebut. Pemerintah berupaya untuk melindungi warganya, jadi tidak perlu adanya perdebatan dan mengikuti isu yang berkembang tapi tidak jelas kebenarannya. Penawar Covid – 19 ini pembuatannya telah melalui prosedur yang benar,” ujar Deri.

Dalam pelaksanaan vaksin yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi itu, Deri Asta mengaku sangat berharap, agar Covid-19 segera berakhir dan pemulihan semua sektor kembali dapat dilaksanakan dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi mengungkapkan, Pemko Sawahlunto telah mendukung sehingga terlaksana vaksin covid-19 sinovac dimulai hari ini.

Arry mengungkapkan, 27 ribu positif Covid-19 di Sumbar. Dan diyakini jumlah positif Covid-19 terus bertambah walaupun sudah melaksanakan prosedur untuk mengantisipasi penularan virus Covid-19. “Pada hari ini vaksin covid-19 sudah ada maka kita harapkan target 70 persen penduduk Indonesia dapat di vaksin tercapai,” kata Arry.

Arry juga mengatakan tahap kedua vaksin akan diberikan kepada ASN, TNI Polri dan Anggota DPRD karena kelompok tersebut sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19.  Setelah vaksin harus tetap menjalankan protokol kesehatan karena secara teoritis setelah 3 bulan setelah divaksin baru terbentuk antibodi di dalam tubuh seseorang. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional