Menu

Wali Kota Mahyeldi Ikuti Rakernas Pembangunan Pertanian 2021

  Dibaca : 136 kali
Wali Kota Mahyeldi Ikuti Rakernas Pembangunan Pertanian 2021
RAKERNAS VIRTUAL— Wali Kota Padang, Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Pertanian, Syahrial Kamat mengikuti Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, secara virtual yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widoso, Senin pagi (11/1).

PADANG, METRO
Wali Kota Padang H Mahyeldi Asnharullah didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021, secara virtual dari Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Senin pagi (11/1).

Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta. Turut mendampingi Presiden antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Hadir juga Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang terhubung secara virtual, sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Pertanian serta para Kepala Dinas Pertanian lingkup kabupaten dan kota. Jumlah peserta yang hadir sekitar 1.300 orang secara tatap muka maupun daring.

Rakernas dilaksanakan untuk membahas program kerja Kementerian Pertanian tahun 2021, dengan mengusung tema “Memperkuat Peran Sektor Pertanian dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19”.

Presiden RI Joko Widodo yang meresmikan pembukaan Rakernas, dalam sambutannya menekankan agar pembangunan pertanian dilakukan secara lebih serius dan detail. Menurut Jokowi, pengelolaan yang berkaitan dengan pangan dan pembangunan pertanian harus betul-betul diseriusi secara detail.

“Dalam kondisi pandemi saat ini, sektor pertanian menempati posisi yang semakin sentral. Kita tahu, FAO memperingatkan potensi terjadinya krisis pangan, hati-hati mengenai ini, hati-hati. Akibat pembatasan mobilitas warga, dan bahkan distribusi barang antarnegara, distribusi pangan dunia menjadi terkendala,” ujarnya.

Presiden Jokowi menggarisbawahi pentingnya pembangunan pertanian pada komoditas pertanian yang saat ini masih diimpor. “Saya ingin menggarisbawahi terutama yang berkaitan dengan komoditas pertanian yang impor. Kedelai hati-hati, jagung hati-hati, gula hati-hati, ini yang masih (impor) juta-jutaan ton,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Syahrul Yasin Limpo dalam laporannya menyampaikan, pertemuan kali ini dalam rangka membahas program kerja pembangunan pertanian Tahun 2021. Rakernas ini adalah memperkuat peran sektor pertanian dalam menopang pertumbuhan ekonomi ditengah Covid-19.

“Kementerian Pertanian telah menetapkan arah kebijakan pembangunan Pertanian yaitu pertanian maju, mandiri dan modern. Program tambah dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan merupakan nilai tambah dan eksport yakni pertama, meningkatkan produktivitas yang dicapai 2020, akan lebih baik di Tahun 2021,” pungkas Syahrul Yasin Limpo. (*/tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional