Close

Wako Tinjau Vaksinasi Massal di MTs Al Furqan, 260.000 Warga Kota Padang sudah Divaksinasi

VAKSINASI MASSAL— Wali Kota Padang Hendri Septa meninjau kegiatan vaksinasi bagi peserta didik MTS Al Furqan di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto tangah, Rabu (29/9) pagi.

DADOK, METRO–Wali Kota Padang Hendri Septa menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada MTs Al Furqan yang ikut menggelar vaksinasi Covid-19 massal bagi peserta didiknya. Hal ter­sebut tentunya, di samping melindungi peserta didik dari bahaya penularan Co­vid-19, sekaligus mendu­kung capaian vaksinasi di Kota Padang yang terus dikebut guna memenuhi target yang ditentukan.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita berte­rima kasih kepada Mts Al Furqan yang menggelar program vaksinasi massal bagi murid-muridnya hari ini. Alhamdulillah, hal ini dapat menambah capaian vaksinasi di Kota Padang,” ucap Wako saat meninjau pelaksanaan vaksinasi ba­gi peserta didik MTS Al Furqan, Jalan Kenanga, Rawang Panjang, Kelu­rahan Dadok Tunggul Hi­tam, Kecamatan Koto ta­ngah, Rabu (29/9) pagi.

Adapun dalam pelak­sanaan vaksinasi massal yang didukung oleh Pus­kes­mas Dadok Tunggul Hitam itu, juga dihadiri Lurah Dadok Tunggul Hi­tam Engky Espito beserta sejumlah tokoh masya­rakat setempat.

Wako Hendri menye­but, seyogyanya vaksinasi bagi peserta didik (usia di atas 12 tahun) tersebut dilakukan sebagai persia­pan pelaksanaan belajar tatap muka jika Kota Pa­dang sudah lepas dari status Pemberlakuan Pemba­tasan Kegiatan Ma­syarakat (PP­KM) level 4 nantinya.

Karenanya diharapkan semua siswa SMP dan MTs sederajat di Kota Padang dapat tervaksin sebagai ‘herd immunity’ atau upaya mewujudkan kekebalan tubuh bahagian upaya me­lin­dungi diri dari penye­baran Covid-19.

“Alhamdulillah, pelak­sa­n­aan vaksinasi bagi pe­lajar SMP atau MTs di Kota Padang terus berjalan de­ngan sangat baik sejauh ini. Bahkan orang tua siswa yang belum divaksin juga melakukannya begitu juga masyarakat sekitar seko­lah dan warga lainnya. Kita menargetkan vaksinasi bagi siswa SMP sederajat yakni sebanyak 45 ribu orang,” bebernya.

Lebih lanjut orang no­mor satu di Kota Padang itu membeberkan saat ini Pe­merintah Kota Padang ber­tekad setotal mungkin me­ngejar capaian vaksi­nasi Covid-19 di Kota Padang.

Pasalnya, akibat ca­pai­an vaksinasi yang ma­sih relatif rendah atau ma­sih di bawah target menye­babkan Kota Pa­dang lagi dan lagi diminta Peme­rintah Pusat mem­perpan­jang penera­pan PP­KM Level 4.

Hampir dua bulan kota tersebut memberla­kukan­nya dan teranyar diper­pan­jang lagi sampai 4 Okto­ber 2021 mendatang. Hal itu memiliki dampak cukup besar, di samping memba­tasi kegiatan perekomian warga juga tak membo­lehkan belajar tatap muka bagi peserta didik.

“Kita sangat berharap dan optimis, dalam sepe­kan ke depan insya Allah dengan sedaya upaya bisa mengejar capaian vaksi­nasi. Saat ini baru 260 ribu atau 38 persen warga Kota Padang yang sudah divak­sin dari target 726 ribu orang dengan jumlah popu­lasi penduduk 900 ribu lebih.”

“Alhamdulillah, ber­da­sarkan hasil rapat dengan Dinas Kesehatan dan Di­nas Pendidikan dan Kebu­dayaan (Disdikbud) Kota Padang beberapa hari lalu, dengan tercapainya 38 persen vaksinasi saat ini berarti level PPKM Kota Padang bisa turun menjadi level 3. Hal itu karena mam­pu melewati syarat minimal internasional bagi suatu daerah itu mencapai 37 persen dari target. Se­moga pekan depan level PPKM kita turun dan bela­jar tatap muka bagi peser­ta didik dapat kita buka,” ujar Hendri menambahkan.

Lebih lanjut orang no­mor satu di Kota Padang itu me­naruh harap penuh duku­ngan semua unsur dalam menyukseskan program vak­sinasi di Kota Padang.

“Baik itu dari ninik ma­mak, bundo kanduang dan para orang tua memiliki peran yang begitu besar dalam mengajak masya­rakat mensukseskan program vaksinasi ini,” pung­kasnya mengakhiri.

Sementara itu pada saat yang sama Kepala MTs Al Furqan Armiati menyebutkan jumlah sis­wanya yang divaksin hari ini diperkirakan mencapai 100 orang lebih dari total 126 orang peserta.

“Sebelum melakukan vaksinasi, pihak sekolah melalui guru-guru dan wali kelas telah melakukan so­sialisasi maupun edukasi terhadap orang tua dan wali murid terkait vaksinasi. Selain melakukan edukasi, kita juga memberikan per­nyataan kepada orang tua murid. Dimana dalam surat pernyataan orang tua ber­hak memilih apakah me­ngizinkan atau tidak me­ngizinkan anaknya untuk divaksin,” sebutnya.

Ia menyebutkan, upa­ya vaksinasi massal yang dila­kukannya tersebut ada­lah bentuk dukungan sekolah yang ia pimpin dalam men­dukung Pemko Padang ter­kait program vaksinasi bagi warga Kota Padang.

“Vaksinasi ini ide dari kita semua baik Ketua Ya­yasan Ibu Desmaelfa Sinar beserta para Wakil Kepala Sekolah dan majelis guru di MTs Al Furqan. Alham­dulilah dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (rel/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top