Menu

Wako Tinjau Proses Pembentukan Daerah Tangguh Bencana

  Dibaca : 253 kali
Wako Tinjau Proses Pembentukan Daerah Tangguh Bencana
SERAHKAN—Wali Kota Pariaman Genius Umar saat berkunjung ke Pemkab Malang, serahkan cendera mata.

PARIAMAN, METRO
Wali Kota Pariaman Genius Umar kunjungi Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, untuk meninjau proses pembentukan Daerah Tangguh Bencana di daerah tersebut. Lawatan kali ini, Genius mengikutsertakan Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Pariaman, yaitu Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan, Kajari Pariaman Efrianto, dan Delri Putra mewakili Dandim 0308 Pariaman, dan jajaran beberapa Kepala OPD terkait.

Genius Umar diterima di Aula Kantor Bupati Malang oleh Sekretaris Daerah, Didik Mulyono, yang juga didampingi oleh unsur Forkompimda Kabupaten Malang, serta kepala Pelaksana BNPB, Kadis Kominfo, Kadis Sosial berserta jajaran pejabat yang terkait.

“Kita ikutkan Forkopimda agar hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama dan meningkatkan koordinasi dalam kesiapsiagaan bencana di daerah kita,” ujarnya, kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari persiapan ditunjuknya Kota Pariaman sebagai pusat kegiatan  Peringatan HKB (Hari Kesiapsiagaan Bencana) Nasional, yang dilaksanakan tanggal 25 April 2020 mendatang.

Genius menyampaikan bahwa Kota Pariaman adalah daerah yang berada di pantai barat Sumatera yang kita ketahui merupakan daerah yang masuk dalam Jalur Merah siaga bencana Gempa dan Tsunami. “Oleh karena bencana ini tidak bisa diprediksi dan dipindahkan, maka pemerintah Kota Pariaman wajib melakukan dan membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap bencana terhadap warga Kota Pariaman yang saya pimpin,” ulasnya.

Lulusan S3 IPB ini juga menginginkan daerah Kota Pariaman bisa diwujudkan menjadi daerah kota tangguh bencana. Untuk itu ucap genius, ia sengaja belajar ke Pemkab Malang yang telah mempunyai program dan kegiatan untuk mewujudkan Kabupaten Malang daerah tangguh bencana.

Selanjutnya Didik Mulyono menyampaikan bahwa Kabupaten Malang adalah daerah yang sepanjang tahun berpotensi terjadi bencana, dimana potensi tersebut sangat beragam, mulai dari angin badai  gempa, letusan gunung berapi, banjir, longsor, dan bahkan tsunami.

Didik juga mengatakan bahwa Kabupaten Malang adalah Supermarket Bencana, namun beliau mengistilahkan sebagai daerah Laboratorium Bencana , agar sebutan tersebub tidak membuat ketakutan warga malang, ucapnya.

“Oleh karena itu, Kabupaten Malang telah banyak melakukan upaya dan membuat kebijajan mitigasi bencana, karena kunci dari kesiapsiagaan bencana tersebut, adalah adanya kebersamaan dan memahami tugas masing-masing terhadap kesiapsiagaan bencana,” tandasnya mengakhiri.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional