Menu

Wako Sawahlunto Deri Asta Temui Balai Teknik Perkeretaapian Sumbar, Revitalisasi Jalur Rel Tetap Lanjut

  Dibaca : 116 kali
Wako Sawahlunto Deri Asta Temui Balai Teknik Perkeretaapian Sumbar, Revitalisasi Jalur Rel Tetap Lanjut
KUNJUNGI PT KAI— Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menemui Balai Teknik Perkeretaapian dan PT KAI) Divre II Sumbar untuk menindaklanjuti revitalisasi jalur rel kereta api

SAWAHLUNTO, METRO–Walikota Sawahlunto Deri Asta didampingi Sekretaris Daerah Kota Sa­wahlunto Dr dr Ambun Kadri bersama sejumlah Kepala Organisasi Pe­rangkat Daerah (OPD) terkait, mendatangi Balai Teknik Perkeretapian Wi­layah Sumbar dan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumbar di Kota Padang, Senin (26/7).

Dengan terus me­ning­katkan koordinasi dengan Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumbar dan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumbar. Koordinasi de­ngan kedua instansi tersebut untuk revitalisasi jalur rel kereta dan ‘menghidupkan’ kembali kereta api di Sawahlunto.

Kepala Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumbar, Suranto mengatakan, bahwa pihaknya membutuhkan dukungan dari Pemko Sawahlunto dalam merevitalisasi jalur rel tersebut. Untuk pekerjaan teknis yang besar seperti perbaikan rel itu akan dikerjakan Balai Tek­nik Perkeretaapian, sementara untuk pekerjaan pendukung seperti pembersihan areal sekitar jalur rel akan dikerjakan oleh OPD terkait di Sa­wahlunto.

“Dalam masa pande­mi sekarang itu anggaran kita mengalami beberapa kali refocusing, sehingga anggaran itu banyak ber­kurang dari rencana awalnya. Ini menyebabkan kita harus bisa mensiasati hal tersebut agar pekerjaan revitalisasi ini bisa tetap kita lakukan. Kita yakin, Pemko Sawahlunto siap mendukung, sehingga revitalisasi jalur rel kereta ini segera kita mulai sesuai tahapan dan regulasi yang berlaku,” ujar Suranto.

Kemudian, dalam pertemuan dengan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumbar, yang diterima langsung oleh Kepala Divre II, Kuncoro, dibicarakan mengenai ‘menghidupkan’ kem­bali kereta api dengan lokomotif uap E 1060 yang populer dikenal sebagai MAK ITAM.

Kepala Divre II, Kuncoro mengatakan, bahwa PT. KAI telah melakukan perbaikan terhadap lokomotif uap E 1060 MAK ITAM tersebut sehingga siap untuk dioperasikan kembali. Selain itu, PT. KAI juga bersedia meminjamkan kereta diesel seri BB 3037804 untuk digunakan sebagai kereta wisata di Sawahlunto.

“Kita mendukung dihidupkannya kereta di Sawahlunto, itu akan sangat strategis meningkatkan daya tarik pariwisata. Tim teknisi kita melaporkan MAK ITAM siap dio­perasikan kembali. Kemudian kita juga menambah kereta api di Sawahlunto dengan meminjamkan kereta diesel seri BB 303­7804,” ujar Kuncoro.

Atas sambutan dan bantuan dari Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumbar dan PT. Kereta Api Indonesia (PTKAI) Divisi Regional II Sumbar, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan terimakasih dan a­pre­siasi.

“Kami sangat berterimakasih pada Balai Teknik Perkeretapian Sumbar dan PT. KAI Divre II Sumbar yang telah membantu dalam revitalisasi jalur rel dan menghidupkan kereta api di Sawahlunto. Kami memang sejak dulu terus meminta ini, Sawahlunto sangat membutuhkan ke­reta api. Pariwisata kita sebagai kota heritage itu kereta api lokomotif uap E 1060 MAK ITAM itu telah menjadi ikon yang sangat dikenal dan dinanti – nanti masyarakat, tidak hanya domestik namun juga man­canegara,” ujar Deri Asta.

Terkait berkurangnya anggaran Balai Teknik Perkeretapian dalam merevitalisasi jalur rel di­karenakan refocusing ang­garan di masa pandemi ini, dikatakan Walikota Sawahlunto Deri Asta bukanlah hal yang menghambat pekerjaan revita­lisasi. Jika pun jadinya ada keterbatasan, maka pekerjaan dilanjutkan de­ngan kolaborasi bersama Balai Teknik Perkeretapian dengan Pemko Sawahlunto.

“Kami bisa memaklumi, memang di masa pandemi sekarang itu hampir semua anggaran menga­lami pengalihan untuk anggaran pandemi. Termasuk anggaran untuk revitalisasi jalur ini, se­hingga jadi berkurang dan terbatas. Tapi kita komitmen tetap lanjutkan pekerjaan ini, kalau ada kendala keterbatasan, kita hadapi bersama dengan gotong royong,” ujar Deri Asta. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional